Suara Online – Overthinking adalah salah satu kebiasaan mental yang sering tidak disadari, tetapi bisa sangat menguras energi. Banyak orang terjebak dalam pola pikir ini karena terlalu fokus pada hal-hal kecil yang belum tentu terjadi.
Overthinking biasanya muncul saat seseorang merasa tidak yakin, takut salah, atau khawatir terhadap masa depan. Kebiasaan ini membuat pikiran bekerja berlebihan, sehingga sulit mengambil keputusan dengan tenang.
Selain melelahkan secara mental, overthinking juga berdampak pada kondisi fisik. Tubuh terasa tegang, sulit tidur, dan lebih mudah stres.
Overthinking juga bisa membuat seseorang kehilangan kepercayaan diri karena terus-menerus memikirkan kemungkinan terburuk. Jika dibiarkan, overthinking dapat menghambat produktivitas dan membuat hidup terasa semakin berat.
Untuk menghentikan overthinking, langkah pertama adalah menyadari ketika pikiran mulai berputar berlebihan.
Kesadaran ini penting agar kamu bisa menghentikannya lebih cepat. Lalu, coba pisahkan mana hal yang bisa dikontrol dan mana yang tidak. Fokus pada tindakan yang bisa kamu lakukan, bukan pada kekhawatiran yang belum tentu terjadi.
Teknik sederhana seperti latihan pernapasan, journaling, atau berbicara dengan orang yang dipercaya juga bisa membantu meredakan overthinking.
Ketiga cara ini dapat menenangkan pikiran dan membuat emosi lebih stabil. Selain itu, membatasi konsumsi informasi yang tidak perlu juga sangat penting.
Semakin banyak informasi yang masuk, semakin besar kemungkinan overthinking muncul. Membiasakan diri membuat keputusan kecil setiap hari juga dapat melatih kepercayaan diri.
Keputusan-keputusan kecil ini membuat pikiran tidak terlalu takut terhadap risiko. Seiring berjalannya waktu, kamu akan lebih terbiasa berpikir realistis, bukan berlebihan.
Ingat, overthinking tidak hilang dalam semalam, tetapi bisa dikendalikan dengan kebiasaan yang tepat. Jika dilakukan secara konsisten, kemampuan mengelola overthinking akan berkembang. Hidup menjadi lebih ringan, pikiran lebih jernih, dan kamu bisa fokus pada hal yang benar-benar penting.
Baca Juga : Cara Mengelola Emosi Agar Tidak Mudah Meledak: Panduan Praktis untuk Hidup Lebih Tenang




