Suara Online
  • Beranda
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
Subscribe
Suara OnlineSuara Online
Aa
Search
  • Pages
    • Home
    • Blog Index
    • Contact Us
    • Search Page
    • 404 Page
  • Categories
  • Personalized
    • My Saves
    • My Feed
    • My Interests
    • History
Follow US
Mensos Ingatkan Kewajiban Izin Penggalangan Donasi, Publik Menilai Birokrasi Terlalu Rumit di Tengah Bencana

Beranda – Bencana Sumatera – Mensos Ingatkan Kewajiban Izin Penggalangan Donasi, Publik Menilai Birokrasi Terlalu Rumit di Tengah Bencana

BeritaInformasi

Mensos Ingatkan Kewajiban Izin Penggalangan Donasi, Publik Menilai Birokrasi Terlalu Rumit di Tengah Bencana

Salsabila Humairo Azzahro
Salsabila Humairo Azzahro
Share
Mensos Ingatkan Kewajiban Izin Penggalangan Donasi, Publik Menilai Birokrasi Terlalu Rumit di Tengah Bencana
SHARE

Suara Online, Semarang – Di tengah kondisi darurat bencana Sumatera, keputusan publik untuk bergerak cepat menggalang bantuan direspons dengan kewajiban izin yang disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul). 

Dalam keterangannya yang dikutip Kompas.com, Gus Ipul menyebut bahwa penggalangan dana harus mengikuti aturan yang berlaku. “Izin bisa dari kabupaten, kota, atau Kementerian Sosial,” ujarnya.

Sementara itu, laporan dari Instagram Portal Semarang menggambarkan situasi lapangan yang makin memprihatinkan. 

Banyak warga mengaku kelaparan, kedinginan, dan kehilangan tempat tinggal akibat longsor serta banjir bandang.

Kewajiban izin ini memicu perdebatan. Warganet mempertanyakan apakah proses tersebut relevan diterapkan secara ketat saat kondisi bencana sedang kritis. 

Di kolom komentar, beberapa netizen menyebut birokrasi Indonesia terlalu lamban. Komentar seperti “Kelamaan kalau harus izin” dan “Ini urusan nyawa, bukan proposal” menjadi sorotan.

Pengamat kebijakan publik menilai bahwa regulasi memang diperlukan untuk mencegah penipuan donasi. 

Tetapi dalam kondisi darurat, pemerintah dianggap perlu menghadirkan mekanisme cepat agar bantuan dapat tersalurkan tanpa hambatan. Kasus ini kembali menggugah diskusi soal keseimbangan antara aturan dan kebutuhan cepat di lapangan.

Baca Juga : Solidaritas Publik Mengalir Cepat untuk Korban Bencana Sumatera, Warganet Pertanyakan Proses Perizinan Penggalangan Dana

TAGGED: Bencana Sumatera, Bencana Alam, Kebijakan pemerintah
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified Blog

Seedbacklink

Rumah Anak Surga

Hotel Karantina Qur’an

Rental Motor Semarang

You Might Also Like

Hidden Gem Bakmi Di Banyumanik, Rekomendasi Bagi Pecinta Bakmi Sejati! 
BeritaKuliner

Hidden Gem Bakmi Di Banyumanik, Rekomendasi Bagi Pecinta Bakmi Sejati! 

2 Min Read
Korban Ledakan Gas di Palembang Bertambah, Korban Meninggal Usai Dirawat Intensif
BeritaInformasi

Korban Ledakan Gas di Palembang Bertambah, Seorang Perempuan Meninggal Usai Dirawat Intensif

1 Min Read
Terlihat Baik, Padahal Toxic: Kenali Tanda Pertemanan yang Menghambat Perkembangan Diri
Informasi

Terlihat Baik, Padahal Toxic: Kenali Tanda Pertemanan yang Menghambat Perkembangan Diri

2 Min Read
Terlihat Cepat Tua dari Umur Asli? Inilah 8 Kebiasaan yang Sering Kamu Sepelekan!
Gaya HidupInformasi

Terlihat Cepat Tua dari Umur Asli? Inilah 8 Kebiasaan yang Sering Kamu Sepelekan!

4 Min Read
Suara Online

Suaraonline.com : The voice of netizen

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy Police
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?