Suara Online
  • Beranda
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
Subscribe
Suara OnlineSuara Online
Aa
Search
  • Pages
    • Home
    • Blog Index
    • Contact Us
    • Search Page
    • 404 Page
  • Categories
  • Personalized
    • My Saves
    • My Feed
    • My Interests
    • History
Follow US
Ketika Penulis Novel “Terlalu Menyukai” Karakter Fiksi Buatannya: Apa Dampak Negatifnya?

Beranda – Dampak Negatif Penulis Novel Terlalu Menyukai Karakter Fiksi Buatannya – Ketika Penulis Novel “Terlalu Menyukai” Karakter Fiksi Buatannya: Apa Dampak Negatifnya?

Artikelkepenulisan

Ketika Penulis Novel “Terlalu Menyukai” Karakter Fiksi Buatannya: Apa Dampak Negatifnya?

Annisa Adelina
Annisa Adelina
Share
SHARE

Suaraonline.com – Dalam proses kreatif, wajar jika penulis novel merasa dekat dengan karakter fiksi yang mereka ciptakan. Tokoh-tokoh ini lahir dari imajinasi, emosi, dan waktu yang tidak sedikit. 

Namun, kedekatan tersebut bisa berubah menjadi masalah ketika penulis novel terlalu menyukai karakter fiksi buatannya hingga kehilangan objektivitas dalam bercerita.

Dampak Negatif Penulis Novel Terlalu Menyukai Karakter Fiksi Buatannya

Salah satu dampak negatif yang sering muncul adalah penulis novel terjebak dalam emosi untuk selalu membuat karakter fiksinya terlihat sempurna. 

Tokoh utama selalu selamat, selalu benar, dan hampir tidak pernah benar-benar gagal. Ketika bahaya datang, tiba-tiba saja muncul bantuan yang tidak masuk akal dan tidak sesuai dengan fondasi plot yang telah dibangun sebelumnya.

Masalah ini semakin terlihat ketika perkembangan karakter tidak dijelaskan secara logis. 

Misalnya, di awal cerita tokoh A digambarkan tidak mampu melawan tokoh B. Namun, tanpa proses latihan, konflik batin, atau perubahan signifikan, tokoh A mendadak menjadi sangat kuat dan mampu menang. 

Penulis yang terlalu menyukai karakternya sering melewatkan penjelasan ini demi “menyelamatkan” tokoh favoritnya.

Akibatnya, karakter menjadi tidak masuk akal dan kehilangan sisi manusiawinya. Pembaca pun mulai merasakan kejanggalan karena konflik terasa dipaksakan dan penyelesaian masalah terlalu mudah. 

Alih-alih merasa terhubung, pembaca justru menjauh karena cerita kehilangan ketegangan. 

Jadi, itulah beberapa dampak negatif saat penulis novel terlalu menyukai tokoh fiksi buatannya.

Baca Juga: 3 Penyebab Orang Indonesia Tidak Suka Membaca

Editor: Annisa Adelina Sumadillah

TAGGED: Dampak Negatif Penulis Novel Terlalu Menyukai Karakter Fiksi Buatannya, penulis novel
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified Blog

Seedbacklink

Rumah Anak Surga

Hotel Karantina Qur’an

Rental Motor Semarang

You Might Also Like

Epstein Files Terbongkar! Sebenarnya Skandal Apa yang Bikin Dunia Gempar?
ArtikelInformasi

Epstein Files Terbongkar! Sebenarnya Skandal Apa yang Bikin Dunia Gempar?

3 Min Read
Hidden Gem Bakmi Di Banyumanik, Rekomendasi Bagi Pecinta Bakmi Sejati! 
BeritaKuliner

Hidden Gem Bakmi Di Banyumanik, Rekomendasi Bagi Pecinta Bakmi Sejati! 

2 Min Read
Rekomendasi Kuliner di Semarang: Gendar Pecel Nikmat Harga Mulai dari 8 Ribuan Aja! 
BeritaInformasiKuliner

Rekomendasi Kuliner di Semarang: Gendar Pecel Nikmat Harga Mulai dari 8 Ribuan Aja! 

1 Min Read
Usai Kecelakaan Maut di Jalan Lingkar Salatiga
ArtikelBeritaInformasi

Kurangnya Kesabaran Berkendara Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Maut di Jalan Lingkar Salatiga

2 Min Read
Suara Online

Suaraonline.com : The voice of netizen

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy Police
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?