Suaraonline.com – Merantau bukan sekadar berpindah tempat tinggal, tetapi merupakan proses pendewasaan diri yang membutuhkan keterampilan hidup.
Banyak anak rantau yang gagal dalam proses ini karena kurangnya skill yang seharusnya menjadi bekal hidup di perantauan tanpa kehadiran keluarga setiap hari. Karena itu, bagi anak rantau penting memiliki keterampilan hidup
Keterampilan Hidup yang Wajib Dimiliki Anak Rantau
Pertama, keterampilan untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Anak rantau akan bertemu dengan budaya, kebiasaan, dan karakter orang yang berbeda dari daerah asalnya. Kemampuan menyesuaikan diri tanpa kehilangan jati diri sangat penting agar tidak merasa terasing dan mampu membangun relasi yang sehat.
Kedua, keterampilan untuk bertanggung jawab dan mandiri. Hidup jauh dari orang tua membuat anak rantau harus mengurus segala hal sendiri, mulai dari jadwal harian hingga mengambil keputusan penting. Tanggung jawab ini melatih kedewasaan dan membentuk mental yang lebih kuat dalam menghadapi konsekuensi pilihan hidup.
Ketiga, keterampilan dalam manajemen uang. Anak rantau perlu memahami cara mengatur pemasukan dan pengeluaran agar kebutuhan hidup tetap terpenuhi. Pengelolaan keuangan yang baik akan mencegah masalah finansial dan membantu hidup lebih tenang serta terkontrol.
Jika kamu gagal dalam proses ini akan sangat beresiko kamu mengalami fase krisis akhir bulan.
Keempat, keterampilan melakukan pekerjaan basic seperti memasak, mencuci, dan membereskan tempat tinggal. Keterampilan ini bukan soal gengsi, melainkan kebutuhan dasar untuk bertahan hidup. Dengan mampu mengurus diri sendiri, anak rantau akan lebih hemat, sehat, dan mandiri.
Kelima, keterampilan untuk tetap tenang saat menghadapi tantangan dan mencari solusi paling efisien. Hidup di perantauan tidak selalu berjalan mulus. Kemampuan mengelola stres dan berpikir jernih akan membantu anak rantau menyelesaikan masalah tanpa terbawa emosi berlebihan.
Dengan menguasai keterampilan hidup tersebut, anak rantau tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang matang, adaptif, dan siap menghadapi berbagai fase kehidupan.
Baca Juga: Dampak Patriarki Pada Pola Pikir Anak Laki-laki
Editor: Annisa Adelina Sumadillah.




