Suara Online
  • Beranda
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
Subscribe
Suara OnlineSuara Online
Aa
Search
  • Pages
    • Home
    • Blog Index
    • Contact Us
    • Search Page
    • 404 Page
  • Categories
  • Personalized
    • My Saves
    • My Feed
    • My Interests
    • History
Follow US
Tips Membangkitkan Kepercayaan Diri Setelah Quarter Life Crisis

Beranda – quarter life crisis – Tips Membangkitkan Kepercayaan Diri Setelah Quarter Life Crisis

ArtikelGaya Hidup

Tips Membangkitkan Kepercayaan Diri Setelah Quarter Life Crisis

Annisa Adelina
Annisa Adelina
Share
SHARE

Suaraonline.com – Memasuki usia dua puluhan hingga awal tiga puluhan sering kali menjadi fase penuh tanda tanya. Banyak orang merasa tertinggal, bingung dengan arah hidup, bahkan meragukan kemampuan diri sendiri. 

Kondisi yang kerap disebut quarter life crisis ini bukan hanya soal karier atau finansial, tetapi juga berkaitan erat dengan kepercayaan diri yang perlahan menurun akibat tekanan sosial dan ekspektasi sekitar.

Tips Membangkitkan Kepercayaan Diri

Tips membangkitkan kepercayaan diri setelah quarter life crisis, pertama dengan berhenti membandingkan proses hidup sendiri dengan pencapaian orang lain. Media sosial kerap menampilkan potongan terbaik kehidupan seseorang, bukan keseluruhan perjuangannya. 

Ketika seseorang terus mengukur diri berdasarkan standar orang lain, rasa percaya diri akan semakin terkikis tanpa disadari.

Kedua, mulai dari mengenali ulang potensi diri. Banyak orang kehilangan rasa percaya diri bukan karena tidak mampu, tetapi karena lupa pada hal-hal yang pernah berhasil mereka lewati. 

Mengingat dan menghargai kembali pencapaian kecil, kemampuan yang dimiliki, serta proses yang sudah dijalani dapat membantu membangun persepsi diri yang lebih sehat dan realistis.

Ketiga, beri ruang bagi diri sendiri untuk berkembang tanpa tekanan berlebihan. Quarter life crisis sering membuat seseorang merasa harus segera “berhasil”, padahal setiap orang memiliki garis waktunya masing-masing. 

Dengan menetapkan target yang lebih masuk akal dan sesuai kondisi, perlahan kepercayaan diri akan tumbuh seiring tercapainya tujuan-tujuan kecil yang konsisten.

Keempat, cari lingkungan positif. Berada di sekitar orang-orang yang suportif dan tidak meremehkan proses akan sangat membantu pemulihan mental. Lingkungan yang sehat dapat menjadi cermin yang mengingatkan bahwa nilai diri seseorang tidak ditentukan oleh satu fase sulit dalam hidup.

Jadi, itulah tips membangkitkan kepercayaan diri setelah fase quarter life crisis. Fase ini ketika disikapi dengan kesadaran dan penerimaan, bisa menjadi titik awal untuk membangun kepercayaan diri yang lebih kuat, dewasa, dan berakar pada pemahaman diri yang utuh.

Baca Juga: Dampak Negatif Penggunaan AI Bagi Penulis Artikel

Editor: Annisa Adelina Sumadillah.

TAGGED: quarter life crisis, Tips Membangkitkan Kepercayaan Diri
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified Blog

Seedbacklink

Rumah Anak Surga

Hotel Karantina Qur’an

Rental Motor Semarang

You Might Also Like

Seni Menenangkan Diri Tanpa Distraksi Digital di Tengah Hidup yang Serba Cepat
ArtikelInformasi

Seni Menenangkan Diri Tanpa Distraksi Digital di Tengah Hidup yang Serba Cepat

2 Min Read
3 Rekomendasi Tools Andalan Ads Content Creator untuk Menghasilkan Iklan Gacor!
ArtikelTeknologi

3 Rekomendasi Tools Andalan Ads Content Creator untuk Menghasilkan Iklan Gacor!

2 Min Read
Ketika Pikiran Lebih Lelah daripada Tubuh
ArtikelInformasi

Ketika Pikiran Lebih Lelah daripada Tubuh: Memahami Kelelahan Mental yang Sering Tidak Disadari

2 Min Read
Fenomena Female Breadwinner: Saat Perempuan Menjadi Pencari Nafkah Utama dan 5 Faktor Penyebabnya!
EfyepeGaya Hidup

Fenomena Female Breadwinner: Saat Perempuan Menjadi Pencari Nafkah Utama dan 5 Faktor Penyebabnya!

4 Min Read
Suara Online

Suaraonline.com : The voice of netizen

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy Police
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?