Suara Online
  • Beranda
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
Subscribe
Suara OnlineSuara Online
Aa
Search
  • Pages
    • Home
    • Blog Index
    • Contact Us
    • Search Page
    • 404 Page
  • Categories
  • Personalized
    • My Saves
    • My Feed
    • My Interests
    • History
Follow US
Sukses Versi Diri Sendiri dan Sukses Versi Media Sosial: Mana yang Benar-Benar Membahagiakan?

Beranda – Sukses – Sukses Versi Diri Sendiri dan Sukses Versi Media Sosial: Mana yang Benar-Benar Membahagiakan?

ArtikelInformasi

Sukses Versi Diri Sendiri dan Sukses Versi Media Sosial: Mana yang Benar-Benar Membahagiakan?

Salsabila Humairo Azzahro
Salsabila Humairo Azzahro
Share
Sukses Versi Diri Sendiri dan Sukses Versi Media Sosial: Mana yang Benar-Benar Membahagiakan?
SHARE

Suara Online – Di era media sosial, makna sukses sering kali terlihat seragam. Pencapaian diukur dari jabatan, penghasilan, popularitas, atau gaya hidup yang tampak di layar. 

Tanpa disadari, standar ini perlahan membentuk cara pandang banyak orang terhadap keberhasilan, meski belum tentu sesuai dengan kebutuhan dan nilai pribadi masing-masing.

Sukses versi media sosial cenderung bersifat visual dan instan. Apa yang ditampilkan biasanya hanya potongan terbaik dari kehidupan seseorang, tanpa menunjukkan proses, kegagalan, atau tekanan di baliknya. 

Ketika standar ini dijadikan acuan, muncul perasaan tertinggal, kurang berhasil, dan tidak cukup baik, meski sebenarnya seseorang sedang bertumbuh dengan caranya sendiri.

Berbeda dengan itu, sukses versi diri sendiri bersifat personal dan kontekstual. Sukses bisa berarti hidup lebih tenang, memiliki waktu untuk keluarga, pulih dari luka batin, atau berani memilih jalan yang lebih sesuai dengan nilai hidup. Ukuran ini tidak selalu terlihat, tetapi dampaknya terasa lebih nyata dan berkelanjutan.

Menentukan definisi sukses sendiri membutuhkan kejujuran dan keberanian. Seseorang perlu bertanya pada dirinya, apa yang benar-benar membuat hidup terasa utuh, bukan sekadar terlihat berhasil di mata orang lain. 

Proses ini sering kali menuntut untuk melepaskan validasi eksternal dan fokus pada kepuasan batin.

Pada akhirnya, sukses yang membahagiakan adalah sukses yang selaras dengan diri sendiri. Ketika standar keberhasilan ditentukan dari dalam, hidup terasa lebih ringan, bermakna, dan tidak terus-menerus dibandingkan dengan apa yang ditampilkan di media sosial.

Baca Juga : Keberanian untuk Memulai Kembali dari Nol Saat Hidup Tidak Lagi Sejalan

TAGGED: Sukses
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified Blog

Seedbacklink

Rumah Anak Surga

Hotel Karantina Qur’an

Rental Motor Semarang

You Might Also Like

Jalan Rusak di Kawasan Industri Terboyo Ancam Keselamatan Pekerja, Truk Terguling Jadi Alarm Bahaya
BeritaInformasi

Jalan Rusak di Kawasan Industri Terboyo Ancam Keselamatan Pekerja, Truk Terguling Jadi Alarm Bahaya

2 Min Read
Truk Terguling di Kawasan Industri Terboyo, Jalan Rusak Diduga Akibat Lalu Lalang Truk Proyek
BeritaInformasi

Truk Terguling di Kawasan Industri Terboyo, Jalan Rusak Diduga Akibat Lalu Lalang Truk Proyek

2 Min Read
Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Menurunkan Kualitas Hidup tanpa Disadari
ArtikelInformasi

Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Menurunkan Kualitas Hidup tanpa Disadari

2 Min Read
Keberanian untuk Memulai Kembali dari Nol Saat Hidup Tidak Lagi Sejalan
ArtikelInformasi

Keberanian untuk Memulai Kembali dari Nol Saat Hidup Tidak Lagi Sejalan

2 Min Read
Suara Online

Suaraonline.com : The voice of netizen

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy Police
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?