Suara Online, Semarang – Kinerja Lurah Karangroto mendapat perhatian positif dari warga setelah dilakukan pengerukan sedimen di saluran air wilayah setempat.
Informasi tersebut diketahui dari unggahan akun Instagram @infokejadian_genuk yang menyoroti langkah cepat aparat kelurahan dalam merespons persoalan banjir.
Dalam unggahan tersebut, terlihat proses pengerukan saluran air menggunakan alat berat untuk mengangkat sedimen yang selama ini menghambat aliran air.
Langkah ini dinilai tepat sasaran karena dilakukan sebelum intensitas hujan tinggi, sehingga berpotensi mengurangi risiko genangan dan banjir di lingkungan warga.
Sejumlah warganet pun memberikan apresiasi terhadap tindakan tersebut. Mereka menilai kinerja lurah Karangroto patut dicontoh oleh aparatur wilayah lain di Kota Semarang, khususnya daerah-daerah yang selama ini rawan terdampak banjir saat musim hujan tiba.
Komentar warganet menekankan pentingnya kesiapsiagaan aparatur wilayah, salah satunya dengan menyiapkan alat berat seperti ekskavator sebelum hujan turun. Upaya pencegahan dinilai lebih efektif dibandingkan penanganan setelah banjir terjadi.
Pengerukan sedimen ini menjadi bagian dari pemeliharaan drainase yang selama ini menjadi salah satu faktor utama terjadinya banjir di kawasan perkotaan.
Endapan lumpur dan sampah di saluran air kerap menyebabkan aliran tersumbat dan meluap ke permukiman warga.
Langkah lurah Karangroto ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kota Semarang agar lebih proaktif dalam menjaga saluran air.
Dengan penanganan yang tepat dan berkelanjutan, risiko banjir dapat ditekan serta kenyamanan warga dalam beraktivitas tetap terjaga.
Baca Juga : Peninggian Jalan Arah Semarang–Demak Mulai Dikerjakan, Pengguna Jalan Diminta Lebih Waspada




