Suaraonline.com — Sikap hopeless romantic sering kali dianggap sepele dan bahkan romantis. Banyak orang mengira terlalu berharap pada cinta adalah hal wajar selama masih berkaitan dengan perasaan.
Namun, hal ini jika dibiarkan berlarut, bisa menimbulkan berbagai dampak negatif yang membuat seseorang tidak terus terjebak dalam harapan yang menyakitkan.
Dampak Negatif Hopeless Romantic
Dampak negatif hopeless romantic pertama adalah mudah kecewa dalam hubungan. Hal ini terjadi karena ekspektasi terhadap cinta terlalu tinggi dan ideal.
Hubungan akhirnya dibangun bukan atas dasar realitas dan proses, melainkan angan-angan. Ketika pasangan tidak mampu memenuhi gambaran cinta versi imajinasi, kekecewaan pun muncul dan membuat hubungan menjadi rapuh sejak awal.
Kedua adalah mudah jatuh cinta. Sikap netral seperti perhatian biasa, keramahan, atau komunikasi wajar sering kali dianggap sebagai tanda cinta.
Segala hal dikodekan sebagai perasaan romantis, padahal belum tentu ada maksud khusus. Akibatnya, perasaan tumbuh terlalu cepat tanpa dasar yang jelas.
Dampak ketiga yaitu mudah patah hati. Karena terlalu mendambakan cinta yang ideal, realitas yang tidak sesuai harapan terasa jauh lebih menyakitkan. Perpisahan kecil atau penolakan sederhana bisa terasa sangat berat karena cinta sudah ditempatkan terlalu tinggi.
Keempat membuat seseorang mudah galau dan merasa tidak bahagia. Ketika hidup hanya berfokus pada cinta, kegagalan dalam hubungan seolah menghilangkan seluruh sumber kebahagiaan. Perasaan hampa pun muncul karena aspek hidup lain terabaikan.
Kelima dapat memengaruhi kehidupan sosial. Terutama saat patah hati, seseorang cenderung menarik diri, kehilangan semangat berinteraksi, dan menjauh dari lingkungan sekitar.
Jika tidak disadari, kondisi ini dapat merusak hubungan sosial yang sebenarnya sehat dan penting bagi keseimbangan hidup.
Jadi, itulah dampak berbahaya dari hopeless romantic yang sebaiknya diwaspadai.
Baca Juga: Bahaya! Hindari 3 Minuman Dingin Ini Sebelum Terlambat
Editor: Annisa Adelina Sumadillah.




