SEMARANG, Suara Online – Edukasi lingkungan kepada masyarakat dinilai menjadi langkah penting dalam mengatasi berbagai persoalan sampah yang masih sering terjadi di wilayah permukiman.
Kurangnya pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan membuat masalah sampah terus berulang dari waktu ke waktu.
Sampah tidak hanya dibuang sembarangan, tetapi juga belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Padahal, berbagai jenis sampah rumah tangga masih dapat diolah kembali menjadi barang yang bernilai guna.
Program himbauan kepada masyarakat dinilai perlu digencarkan secara berkelanjutan.
Edukasi lingkungan dapat dilakukan melalui sosialisasi langsung, media informasi, maupun kegiatan berbasis komunitas.
Melalui edukasi lingkungan untuk masyarakat, warga dapat diajak memahami dampak sampah terhadap kesehatan dan lingkungan.
Selain itu, masyarakat juga perlu diberikan pengetahuan tentang cara mengelola sampah dengan benar.
Sampah organik, misalnya, dapat diolah menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi tanaman.
Sementara sampah anorganik dapat dimanfaatkan menjadi kerajinan tangan atau produk kreatif lainnya.
Kegiatan pengolahan sampah ini tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga bernilai ekonomis.
Edukasi semacam ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat.
Tanpa adanya pemahaman yang baik, kebiasaan membuang sampah sembarangan akan terus terjadi.
Masalah lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada petugas kebersihan semata.
Melalui edukasi lingkungan untuk masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
Kesadaran menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.
Baca Juga : Penumpukan Sampah di TPS Bangetayu Wetan Cerminkan Rendahnya Kesadaran Lingkungan Warga




