SEMARANG, Suara Online – Pengelolaan sampah yang dilakukan dengan cara benar dan berkelanjutan ternyata tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga mampu menghasilkan cuan bagi masyarakat.
Selama ini, sampah masih kerap dipandang sebagai limbah yang tidak memiliki nilai guna.
Padahal, jika dikelola dengan tepat, sampah justru dapat menjadi sumber pendapatan tambahan.
Sampah organik seperti sisa makanan dan daun kering dapat diolah menjadi pupuk kompos.
Pupuk kompos tersebut memiliki nilai jual dan banyak dimanfaatkan oleh petani maupun pegiat tanaman.
Sementara itu, sampah anorganik seperti plastik, botol bekas, dan kertas dapat dipilah untuk didaur ulang.
Melalui pengelolaan sampah menghasilkan cuan, masyarakat dapat mengubah limbah menjadi produk bernilai ekonomis.
Kerajinan tangan dari bahan daur ulang kini semakin diminati karena memiliki nilai kreativitas dan ramah lingkungan.
Selain diolah menjadi kerajinan, sampah anorganik juga dapat disetorkan ke bank sampah.
Keberadaan bank sampah memberikan keuntungan finansial sekaligus mengurangi volume sampah di lingkungan.
Program ini dinilai efektif meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah.
Masyarakat tidak lagi hanya membuang sampah, tetapi mulai memilah dan memanfaatkannya.
Pengelolaan sampah yang tepat juga berpotensi membuka peluang usaha baru di tingkat lingkungan.
Dengan pengelolaan yang konsisten, kebiasaan membuang sampah sembarangan dapat ditekan.
Melalui pengelolaan sampah menghasilkan cuan, lingkungan menjadi lebih bersih dan ekonomi warga ikut terbantu.
Pengelolaan sampah membuktikan bahwa limbah bukan sekadar masalah, melainkan peluang bernilai.
Baca Juga : Edukasi Lingkungan Dinilai Penting untuk Menekan Masalah Sampah di Masyarakat




