Suara Online
  • Beranda
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
Subscribe
Suara OnlineSuara Online
Aa
Search
  • Pages
    • Home
    • Blog Index
    • Contact Us
    • Search Page
    • 404 Page
  • Categories
  • Personalized
    • My Saves
    • My Feed
    • My Interests
    • History
Follow US
Cinderella Complex Syndrome: Ketika Perempuan Hidupnya Bergantung pada Orang Lain dan 5 Cara Mengatasinya!

Beranda – cinderella complex syndrome – Cinderella Complex Syndrome: Ketika Perempuan Hidupnya Bergantung pada Orang Lain dan 5 Cara Mengatasinya!

Gaya Hidup

Cinderella Complex Syndrome: Ketika Perempuan Hidupnya Bergantung pada Orang Lain dan 5 Cara Mengatasinya!

Suci Wulandari
Suci Wulandari  - Content Writer Web Developer
Share
SHARE

Suaraonline.com – Cinderella complex syndrome, sebuah istilah psikologis yang menggambarkan seseorang terutama perempuan yang hidupnya selalu bergantung pada orang lain khususnya laki-laki untuk mendapatkan kebahagiaan dan pengakuan.

Contents
Cinderella Complex Syndrome dan Faktor PenyebabnyaCara Mengatasi Cinderella Complex Syndrome1. Mengembangkan Potensi2. Open Minded3. Membuat Batasan dalam Hubungan4. Komunikasi dengan Pasangan5. Coba Percaya ke Diri Sendiri

Meskipun cinderella complex syndrome bukan merupakan suatu gangguan kesehatan mental, namun sindrom ini dikenal karena seseorang yang memiliki gangguan psikologis tertentu gangguan kepribadian.

Cinderella Complex Syndrome dan Faktor Penyebabnya

Cinderella complex syndrome merupakan sindrom yang sering kali terjadi pada perempuan yang umumnya disebabkan oleh pola asuh orang tua semasa kecil. Oleh sebab itu, perempuan yang mengalami sindrom ini kerap mencari validasi dengan orang lain.

Faktor penyebab terjadinya sindrom ini ada banyak sekali seperti, ketidakpuasan dalam memenuhi ekspektasi orang lain, kurang percaya diri, selalu menggantungkan segala hal terhadap orang lain, dan lain-lain.

Namun, yang menjadi faktor pemicu utamanya adalah peran keluarga yang selalu mengajarkan anak untuk mencari kebahagian dengan orang lain. Tak hanya itu, lingkungan sosial juga menjadi faktor pendukung yang dimana perempuan sering kali diremehkan karena dianggap lemah dan selalu membutuhkan perlindungan.

Pandangan masyarakat juga memiliki pengaruh yang besar dalam membentuk sindrom ini. Masyarakat yang selalu menganggap remeh perempuan dan kerap kali menempatkan perempuan pada kondisi yang kurang menguntungkan akan menciptakan ruang emosional yang sulit diatasi.

Cara Mengatasi Cinderella Complex Syndrome

Mungkin cinderella complex syndrome selalu dianggap remeh atau bukan masalah yang besar. Namun faktanya, jika seseorang tidak mampu mengendalikan dengan baik maka sindrom ini bisa saja mempengaruhi kepribadiannya dan membawa dampak yang negatif.

Oleh sebab itu, inilah cara untuk mengatasi sindrom ini supaya bisa dihentikan dengan segera:

1. Mengembangkan Potensi

Apabila seorang perempuan dalam hidupnya selalu disibukkan dengan memikirkan pasangan terus menerus terutama pasangan yang belum sah menikah, maka kehidupannya akan terus bergantung pada pasangannya.

Sebagai seorang perempuan yang cerdas, mengembangkan potensi yang dimiliki adalah hal yang sangat diperlukan sehingga kita bisa belajar untuk tidak menaruh ekspektasi orang lain di tempat yang terlalu tinggi.

2. Open Minded

Pentingnya seorang perempuan untuk memiliki pemikiran yang terbuka dalam dirinya. Pemikiran yang terbuka akan membuat perempuan jauh lebih mandiri dan kuat sehingga tidak selalu bergantung pada laki-laki.

3. Membuat Batasan dalam Hubungan

Batasan dalam hubungan adalah hal yang perlu terutama pada pasangan yang belum sah menikah. Setiap orang memiliki privasi hidup masing-masing dan alangkah baiknya sesama pasangan kita bisa menghargai privasi tersebut.

4. Komunikasi dengan Pasangan

Agar terbebas dari cinderella complex syndrome, perempuan juga perlu mengkomunikasikan hal tersebut secara terbuka kepada pasangan untuk keinginannya hidup lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung kepadanya.

5. Coba Percaya ke Diri Sendiri

Cobalah untuk mulai percaya pada diri sendiri dengan berani mengambil keputusan sendiri tanpa selalu mengandalkan orang lain. Dengan hal ini, jiwa kemandirian dalam diri perempuan jadi semakin berkembang.

Itulah tadi pembahasan mengenai faktor dan cara mengatasi cinderella complex syndrome. Pada hakikatnya, sindrom ini memang tidak membahayakan pada kesehatan fisik, tetapi dapat berpengaruh pada kondisi psikologis seseorang.

Pentingnya bagi kita untuk dapat memahami diri sendiri dan lebih aware terhadap kondisi psikis maupun kepribadian untuk membentuk pola pikir maupun sikap yang baik. Meskipun kita terlahir sebagai seorang perempuan, jangan sampai kita berpikiran untuk selalu bergantung pada laki-laki atau orang lain. Kita berhak mandiri dan berani ambil sikap.

Baca Juga: Decision Paralysis: Banyak Berpikir Namun Kesulitan Mengambil Keputusan dan Kenali Tanda-tandanya!

Penulis: Suci Wulandari

TAGGED: cinderella complex syndrome, faktor cinderella complex syndrome, haus validasi
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified Blog

Seedbacklink

Rumah Anak Surga

Hotel Karantina Qur’an

Rental Motor Semarang

You Might Also Like

Penyebab Emotional Intelligence Rendah
ArtikelGaya Hidup

Penyebab Emotional Intelligence Rendah

3 Min Read
5 Hobi yang Membuat Otak Menjadi Tajam, Lakukan Ini Bila Kamu Bosan
ArtikelGaya HidupInformasi

5 Hobi yang Membuat Otak Menjadi Tajam, Lakukan Ini Bila Kamu Bosan

2 Min Read
Decision Paralysis: Banyak Berpikir Namun Kesulitan Mengambil Keputusan dan Kenali 5 Tanda-tandanya!
Gaya Hidup

Decision Paralysis: Banyak Berpikir Namun Kesulitan Mengambil Keputusan dan Kenali 5 Tanda-tandanya!

5 Min Read
Mengenal Fragile Masculinity: Ketika Pria Gagal Menjadi Pria Sejati dan Kenali 5 Ciri-cirinya!
Gaya Hidup

Mengenal Fragile Masculinity: Ketika Pria Gagal Menjadi Pria Sejati dan Kenali 5 Ciri-cirinya!

4 Min Read
Suara Online

Suaraonline.com : The voice of netizen

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy Police
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?