Suaraonline.com – Arus globalisasi yang semakin berkembang dengan pesat secara tak langsung juga mempengaruhi gaya hidup masyarakat. Salah satu gaya hidup yang terbawa karena pengaruh arus globalisasi adalah gaya hidup hedonisme.
Gaya hidup hedonisme secara tidak langsung membuat seseorang menjadi jauh lebih bersifat konsumtif karena terpengaruh dari gaya hidup orang lain yang cenderung memaksakan kemewahan.
Yuk kenali apa saja dampak dan cara mengatasi gaya hidup hedonisme!
Dampak Gaya Hidup Hedonisme
Seseorang yang memiliki gaya hidup hedonisme cenderung akan memikirkan kesenangan yang bersifat sementara. Berikut ini dampak yang akan terjadi:
1. Bersifat Individualisme
Seseorang yang memiliki gaya hidup ini biasanya memiliki sifat individualisme yang tinggi. Ia menganggap bahwa orang lain tidak sepenting dirinya, yang dimana ia juga akan merasa tidak membutuhkan orang lain.
2. Bersifat Konsumtif
Gaya hidup hedonisme akan membuat seseorang menjadi bersifat konsumtif. Daripada mementingkan kebutuhan hidup, ia cenderung belanja hal-hal yang tidak penting dan menghambur-hamburkan uang demi terlihat mengikuti tren.
3. Bersifat Pemalas
Seseorang yang memiliki gaya hidup ini juga memiliki sifat yang pemalas karena ia cenderung fokus tentang kehidupan kemewahannya untuk mengikuti tren. Ia tidak memperdulikan mengenai hal lainnya selain mencari kesenangan.
4. Boros
Karena bersifat konsumtif, maka akan membuat dirinya menjadi jauh lebih boros. Ia tidak memiliki sifat tanggung jawab terhadap dirinya maupun amanah yang telah diberikan kepadanya. Ia hanya menikmati kehidupannya untuk hal-hal tidak penting dan menghabiskan uang.
5. Cemas dan Mudah Emosional
Seseorang yang memiliki gaya hidup ini juga mudah sekali untuk cemas dan emosional. Jika mereka tidak mampu memenuhi gaya hidup yang diinginkannya, maka perasaannya bisa jauh menjadi lebih sensitif.
Cara Mengatasi Gaya Hidup Hedonisme
Gaya hidup hedonisme akan perlahan membuat seseorang hanya tenggelam sibuk dalam gemerlapnya kesenangan dan itu akan menimbulkan banyak dampak kerugian bagi dirinya sendiri.
Kenali cara mengatasi gaya hidup ini supaya tidak semakin terjebak!
1. Mensyukuri yang Telah Dimiliki
Ketika seseorang tidak bersyukur atas apa yang dimiliki, maka perasaan kurang itu akan selalu muncul dalam dirinya, manusia akan selalu merasa kurang namun Tuhan juga memberikan akal dan pikiran agar manusia dapat mengontrol perasaan negatif tersebut.
Jika kesenangan hanya diukur oleh materi, maka manusia tidak akan pernah merasa cukup. Sehingga, cara terbaik adalah mensyukuri apa yang telah dimiliki dan tidak harus selalu mengikuti orang lain.
2. Selektif dalam Memilih Teman
Penting bagi kita untuk jauh lebih selektif lagi dalam memilih teman. Teman dan lingkungan sosial akan mempengaruhi gaya hidup dan sikap kita sehari-hari. Jangan sampai kita salah dalam memilih teman dan justru membawa dampak negatif.
3. Menentukan Prioritas
Kita juga perlu menentukan prioritas dalam hidup. Prioritas akan membantu kita dalam menentukan tujuan dan target yang harus dilakukan. Dengan mengetahui hal tersebut kita jadi lebih memahami makna hidup apakah hanya untuk kesenangan yang bersifat sementara atau jangka panjang.
4. Ubah Pola Pikir
Munculnya gaya hidup hedonisme juga berakar dari pola pikir kita. Jika kita mampu mengubah pola pikir dan membuatnya berkembang dengan baik, maka gaya hidup yang seperti itu tidak akan mempengaruhi kita.
Itulah tadi pembahasan mengenai dampak dan cara mengatasi gaya hidup hedonisme. Pada dasarnya, kebahagiaan yang sejati tidak harus selalu bergantung pada materi. Jika kita bisa mensyukuri apa yang kita miliki saat ini maka kita akan memahami makna kebahagiaan yang sesungguhnya.
Baca Juga: Mengenal Peter Pan Syndrome: Ketika Pria Dewasa Bersikap Kekanakan dan Kenali 5 Tanda-tandanya!
Penulis: Suci Wulandari




