Suara Online
  • Beranda
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
Subscribe
Suara OnlineSuara Online
Aa
Search
  • Pages
    • Home
    • Blog Index
    • Contact Us
    • Search Page
    • 404 Page
  • Categories
  • Personalized
    • My Saves
    • My Feed
    • My Interests
    • History
Follow US
Sifat Playing Victim dalam Pertemanan Toxic, Kenali 5 Ciri-cirinya dan Cara Menghadapinya!

Beranda – pertemanan toxic – Sifat Playing Victim dalam Pertemanan Toxic, Kenali 5 Ciri-cirinya dan Cara Menghadapinya!

Gaya Hidup

Sifat Playing Victim dalam Pertemanan Toxic, Kenali 5 Ciri-cirinya dan Cara Menghadapinya!

Suci Wulandari
Suci Wulandari  - Content Writer Web Developer
Share
SHARE

Suaraonline.com – Dalam hubungan pertemanan, pasti akan selalu ada yang namanya masalah atau konflik rumit yang akan dihadapi. Dalam hal ini, pasti juga akan muncul seseorang yang menganggap bahwa dirinya adalah korban dan suka berpura-pura. Sifat inilah yang disebut dengan playing victim.

Contents
Ciri-ciri Sifat Playing Victim1. Suka Menyalahkan Orang Lain2. Suka Memanfaatkan Orang Lain3. Tidak Suka Menerima Kritik4. Menjalani Kehidupan Seperti Drama5. Kurang Percaya DiriCara Menghadapi Orang Playing Victim

Sifat playing victim bisa muncul pada siapa saja dan jika ada yang berteman dengan orang yang memiliki sifat ini maka akan menjadi sebuah tantangan tersendiri. Ada banyak sekali alasan mereka melakukan playing victim seperti, ingin mendapatkan perhatian, berharap semua orang memaklumi tindakannya, dan banyak lagi.

Mengapa sifat playing victim itu berbahaya? Bagaimana ciri-cirinya? Yuk simak bersama!

Ciri-ciri Sifat Playing Victim

Sifat playing victim yang dimainkan oleh seseorang sehingga tampak menjadi korban bisa sangat meresahkan dan merugikan kita jika kita sendiri tidak dapat mengontrolnya secara bijak. Berikut ini ciri-ciri sifat playing victim pada seseorang:

1. Suka Menyalahkan Orang Lain

Seseorang yang sering menganggap dirinya adalah korban suka sekali menyalahkan orang lain. Ia meyakini jika kegagalan yang terjadi adalah karena orang lain yang ikut campur dengan urusannya dan akibatnya, ia sering mengkambing hitamkan orang lain agar dirinya bisa tampak selalu benar.

Oleh karena itu, ia sering merasa bahwa hanya dirinya yang selalu benar dan gemar sekali untuk melempar segala permasalahan kepada orang lain.

2. Suka Memanfaatkan Orang Lain

Agar dirinya tidak terjebak dalam kesalahan yang ia perbuat, maka seseorang yang memiliki sifat playing victim gemar sekali memanfaatkan orang lain dan membuatnya tidak berdaya. Orang lain yang telah terjebak akan dimanfaatkan dan disalahkan. 

Biasanya orang yang mudah terjebak adalah orang yang memiliki sifat baik, kepedulian tinggi, dan juga kepolosan sehingga mudah untuk dimanfaatkan. Oleh sebab itu, kita harus senantiasa bisa waspada.

3. Tidak Suka Menerima Kritik

Orang yang sering menganggap dirinya korban juga tidak suka menerima kritik. Ia merasa bahwa dirinya sendiri sudah cukup hebat sehingga tidak membutuhkan masukan dari orang lain.

Meskipun ada kritik yang membangun, tetapi seseorang yang menganggap dirinya sebagai korban akan selalu merasa jika kritik itu sebuah penindasan dan juga serangan yang dapat memicu adanya konflik.

4. Menjalani Kehidupan Seperti Drama

Ia tidak menyukai kehidupan yang monoton sehingga sering kali membuat masalah baru dan menciptakan konflik. Setelah konflik itu terjadi, ia tidak mau disalahkan dan menganggap bahwa setiap orang terlalu mendramatisir hidupnya, padahal dia sendiri adalah pelakunya.

5. Kurang Percaya Diri

Mereka yang memiliki sifat playing victim sebenarnya adalah orang yang kurang percaya diri, sehingga ia suka mencari validasi dan perhatian kepada orang lain dengan cara mencari kesalahan maupun membuat masalah yang baru.

Cara Menghadapi Orang Playing Victim

Jika memiliki teman yang suka bercerita kesedihan, jangan langsung menganggap bahwa dia ada sebagai korban. Tetap tunjukkan rasa empati kepadanya namun tidak secara berlebihan.

Cara terbaik menghadapi seseorang yang sering menganggap bahwa dirinya adalah korban dengan memahami perasaannya dari banyak sudut pandang. Jangan mudah untuk menaruh rasa kasian secara seutuhnya, karena dari rasa kasian itulah seorang playing victim berhasil memainkan perasaan seseorang.

Jangan pernah meminta maaf jika memang bukanlah kesalahan kita, tetaplah menjadi orang yang tenang dan tidak memberikan validasi berlebihan kepadanya supaya ia tidak dapat mempengaruhi kita.

Tetaplah bersikap objektif dalam memberikan penilaian. Jika dirasa sikap dan perbuatannya merugikan atau meresahkan, maka cobalah untuk mengajaknya ke psikolog agar bisa berkonsultasi dan menemukan solusi terbaik.

Itulah tadi pembahasan mengenai ciri-ciri dan juga cara menghadapi orang playing victim. Seseorang yang sering menganggap dirinya korban bukan berarti harus diserang balik, tapi tetaplah berempati namun dalam batas yang wajar.

Jangan memvalidasi keadaannya, tetapi kita bisa membantunya dengan memberikan saran atau masukan yang membangun perubahannya menjadi lebih baik.

Baca Juga: Gaya Hidup Hedonisme: Ketika Kesenangan Menjadi Hal Utama, Kenali Dampak dan Cara Mencegahnya

Penulis: Suci Wulandari

TAGGED: pertemanan toxic, bahaya playing victim, ciri-ciri playing victim, sifat playing victim
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified Blog

Seedbacklink

Rumah Anak Surga

Hotel Karantina Qur’an

Rental Motor Semarang

You Might Also Like

Terlihat Baik, Padahal Toxic: Kenali Tanda Pertemanan yang Menghambat Perkembangan Diri
Informasi

Terlihat Baik, Padahal Toxic: Kenali Tanda Pertemanan yang Menghambat Perkembangan Diri

2 Min Read
Terlihat Cepat Tua dari Umur Asli? Inilah 8 Kebiasaan yang Sering Kamu Sepelekan!
Gaya HidupInformasi

Terlihat Cepat Tua dari Umur Asli? Inilah 8 Kebiasaan yang Sering Kamu Sepelekan!

4 Min Read
Rosé BLACKPINK Tampil di GRAMMYS 2026, Bawakan “APT” Bersama Bruno Mars
BeritaGaya HidupInformasiKekoreaan

Rosé BLACKPINK Tampil di GRAMMYS 2026, Bawakan “APT” Bersama Bruno Mars

1 Min Read
Gaya Hidup Hedonisme: Ketika Kesenangan Menjadi Hal Utama, Kenali 5 Dampak dan Cara Mencegahnya!
Gaya Hidup

Gaya Hidup Hedonisme: Ketika Kesenangan Menjadi Hal Utama, Kenali 5 Dampak dan Cara Mencegahnya!

4 Min Read
Suara Online

Suaraonline.com : The voice of netizen

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy Police
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?