Suaraonline.com – Sampah menumpuk tampak memenuhi aliran sungai di kawasan Jembatan Bulusari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Kondisi tersebut viral di media sosial setelah sebuah video memperlihatkan tingginya debit air sungai yang dipenuhi sampah rumah tangga, Selasa (10/2/2026).
Dalam video yang dibagikan di akun Instagram @beritasemaranghariini, terlihat berbagai jenis sampah tersangkut di sekitar jembatan, mulai dari plastik, limbah rumah tangga, hingga material kayu. Tumpukan itu membuat aliran sungai tersendat dan menimbulkan kesan kumuh di kawasan tersebut.
Selain sampah, perhatian publik juga tertuju pada keberadaan bendera partai politik yang masih berdiri tegak di sekitar jembatan. Keberadaan atribut parpol di tengah kondisi lingkungan yang kotor dinilai memperparah kesan semrawut dan tidak terawat.
Warganet pun menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat yang masih membuang sampah ke sungai. Perilaku tersebut dianggap sebagai salah satu penyebab utama terjadinya penumpukan sampah, terutama saat debit air sungai meningkat.
Masyarakat berharap adanya tindakan nyata dari pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun instansi berwenang, untuk melakukan pembersihan sungai secara rutin serta menertibkan atribut yang dinilai tidak pada tempatnya.
Warga juga mendorong adanya penegakan aturan yang lebih tegas terhadap pembuang sampah sembarangan, guna mencegah permasalahan lingkungan serupa terulang di kemudian hari yang dapat menyebabkan banjir hingga musibah lainnya.
Editor: Annisa Adelina Sumadillah.




