SEMARANG — Masa depan anak-anak yang kehilangan pengasuhan menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Semarang. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Semarang, M. Agus Junaidi, saat melakukan kunjungan penguatan ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Rumah Anak Surga (RAnS), Jumat (27/3).
Dalam kunjungan tersebut, M. Agus Junaidi menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan lembaga swasta seperti RAnS adalah kunci utama terciptanya ekosistem perlindungan anak yang berkelanjutan. Beliau mengapresiasi perjalanan tiga tahun RAnS yang kini telah mengasuh 25 anak, terdiri atas 19 balita dan 6 bayi.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kehadiran RAnS sangat membantu tugas negara dalam memuliakan anak-anak. Oleh karena itu, kami memastikan dukungan penuh melalui integrasi data ke dalam DTKS agar seluruh anak asuh di sini terjamin masa depannya, baik dari sisi kesehatan maupun pendidikan,” ujar M. Agus Junaidi.
Manager RAnS, Melisa Yulianti, menyambut baik komitmen tersebut. Ia menyampaikan bahwa dukungan administratif dan medis dari Dinas Sosial sangat berarti, terutama bagi dua bayi asuhan RAnS yang saat ini tengah berjuang dengan kondisi penyakit jantung bawaan. Penanganan medis yang terintegrasi dengan jaminan pemerintah diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan mereka.
Kunjungan ini menandai babak baru sinergi antara Dinas Sosial Kota Semarang dan RAnS. Dengan adanya dukungan sistem data dan akses layanan publik, diharapkan 25 anak asuh di RAnS dapat tumbuh kembang dengan maksimal sebagai bagian dari generasi masa depan bangsa yang tangguh.




