Suara Online, Wonogiri – Mengutip unggahan konten Instagram, sosok Azalea Putri belakangan ramai diperbincangkan publik karena gaya kepemimpinannya yang dinilai sangat dekat dan mengayomi masyarakat.
Perempuan muda kelahiran November 1997 tersebut dikenal memiliki karakter grapyak, istilah dalam budaya Jawa yang berarti ramah, mudah bergaul, dan senang menyapa warga.
Dalam berbagai aktivitasnya, Azalea kerap terlihat turun langsung ke desa-desa menggunakan sepeda motor untuk menjangkau masyarakat.
Kedekatan inilah yang membuatnya mendapat banyak simpati. Tidak hanya aktif di ruang formal, ia juga sering hadir di tengah warga untuk mendengarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat secara langsung.
Diketahui, Azalea Putri merupakan anggota DPRD termuda di Kabupaten Wonogiri. Ia menjadi satu-satunya wakil dari generasi Z yang berhasil terpilih di antara 50 anggota DPRD lainnya.
Azalea maju melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dari daerah pemilihan (dapil) I dan berhasil meraih kepercayaan masyarakat untuk duduk sebagai wakil rakyat.
Gaya kepemimpinannya yang sederhana, merakyat, dan komunikatif dianggap menjadi warna baru dalam dunia politik lokal Wonogiri.
Kehadirannya juga dinilai membawa semangat baru bagi generasi muda untuk lebih aktif terlibat dalam pembangunan daerah.
Dengan usia yang masih sangat muda, Azalea Putri menjadi contoh bahwa kepemimpinan tidak selalu soal senioritas, tetapi tentang kemauan untuk mendengar, bergerak, dan hadir bagi masyarakat.
Baca Juga : Kecelakaan Tunggal Mobil Terjadi di Jalan Pahlawan Semarang




