Suara Online
  • Beranda
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
Subscribe
Suara OnlineSuara Online
Aa
Search
  • Pages
    • Home
    • Blog Index
    • Contact Us
    • Search Page
    • 404 Page
  • Categories
  • Personalized
    • My Saves
    • My Feed
    • My Interests
    • History
Follow US
Banjir di Pati Rendam Lahan Pertanian, Aktivitas Petani Terhenti dan Ancaman Gagal Panen Meningkat

Beranda – Banjir – Banjir di Pati Rendam Lahan Pertanian, Aktivitas Petani Terhenti dan Ancaman Gagal Panen Meningkat

BeritaInformasi

Banjir di Pati Rendam Lahan Pertanian, Aktivitas Petani Terhenti dan Ancaman Gagal Panen Meningkat

Salsabila Humairo Azzahro
Salsabila Humairo Azzahro
Share
Banjir di Pati Rendam Lahan Pertanian, Aktivitas Petani Terhenti dan Ancaman Gagal Panen Meningkat
SHARE

Suara Online, Semarang – Banjir yang melanda Kabupaten Pati pada Senin (12/01/2026) berdampak serius terhadap sektor pertanian. 

Puluhan lahan sawah di sejumlah kecamatan terendam air dengan ketinggian bervariasi, menyebabkan aktivitas petani lumpuh dan meningkatkan risiko gagal panen.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari Times Indonesia, banjir merendam sedikitnya 12 kecamatan dan 48 desa di wilayah Pati. 

Luapan air dengan arus cukup deras tidak hanya menggenangi permukiman warga, tetapi juga lahan pertanian yang menjadi sumber utama mata pencaharian masyarakat setempat.

Sejumlah petani mengaku tidak dapat melakukan aktivitas tanam maupun perawatan tanaman karena sawah mereka masih tergenang. 

Tanaman padi yang baru ditanam terancam membusuk akibat terendam terlalu lama, sementara tanaman yang sudah memasuki masa pertumbuhan berisiko rusak dan mati.

Selain merusak lahan pertanian, banjir juga membawa material lumpur dan sampah ke area persawahan. 

Kondisi tersebut dikhawatirkan akan menurunkan kualitas tanah dan berdampak pada hasil panen ke depan. Petani pun terpaksa menunda aktivitas bertani hingga air benar-benar surut.

Tak hanya sektor pertanian, banjir juga mengganggu akses jalan utama di beberapa wilayah, sehingga memperlambat distribusi hasil pertanian dan memicu kemacetan.

Beberapa titik dilaporkan mengalami longsor akibat kuatnya arus air, memperparah kondisi infrastruktur di kawasan terdampak.

Pemerintah Kabupaten Pati saat ini memprioritaskan upaya evakuasi warga di daerah rawan banjir serta melakukan pemantauan intensif di wilayah pertanian.

Langkah tersebut dilakukan guna mencegah adanya korban jiwa sekaligus menunggu kondisi kembali normal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada data pasti terkait total kerugian sektor pertanian. Namun, banjir kali ini diperkirakan menimbulkan dampak ekonomi yang cukup besar bagi para petani, terutama jika genangan air tidak segera surut dalam waktu dekat.

Baca Juga : Pati Berduka, Banjir Rendam 12 Kecamatan dan 48 Desa, Akses Jalan Lumpuh

TAGGED: Banjir, Banjir Pati, Bencana Alam
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified Blog

Seedbacklink

Rumah Anak Surga

Hotel Karantina Qur’an

Rental Motor Semarang

You Might Also Like

Pati Berduka, Banjir Rendam 12 Kecamatan dan 48 Desa, Akses Jalan Lumpuh
BeritaInformasi

Pati Berduka, Banjir Rendam 12 Kecamatan dan 48 Desa, Akses Jalan Lumpuh

2 Min Read
Proses yang Tidak Terlihat Lebih Penting daripada Hasil: Tentang Bertumbuh Diam-Diam tanpa Pengakuan
ArtikelInformasi

Proses yang Tidak Terlihat Lebih Penting daripada Hasil: Tentang Bertumbuh Diam-Diam tanpa Pengakuan

2 Min Read
Hidup Tidak Selalu Menanjak: Belajar Menerima Fase Stagnan sebagai Bagian dari Proses Bertumbuh
ArtikelInformasi

Hidup Tidak Selalu Menanjak: Belajar Menerima Fase Stagnan sebagai Bagian dari Proses Bertumbuh

2 Min Read
Mengapa Validasi Diri Lebih Penting daripada Terus Mencari Pengakuan Sosial
ArtikelInformasi

Mengapa Validasi Diri Lebih Penting daripada Terus Mencari Pengakuan Sosial

2 Min Read
Suara Online

Suaraonline.com : The voice of netizen

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy Police
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?