Suara Online
  • Beranda
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
Subscribe
Suara OnlineSuara Online
Aa
Search
  • Pages
    • Home
    • Blog Index
    • Contact Us
    • Search Page
    • 404 Page
  • Categories
  • Personalized
    • My Saves
    • My Feed
    • My Interests
    • History
Follow US
Emosi yang Dipendam Diam-Diam Dapat Menguras Energi Hidup Tanpa Disadari

Beranda – emosi – Emosi yang Dipendam Diam-Diam Dapat Menguras Energi Hidup Tanpa Disadari

ArtikelInformasi

Emosi yang Dipendam Diam-Diam Dapat Menguras Energi Hidup Tanpa Disadari

Salsabila Humairo Azzahro
Salsabila Humairo Azzahro
Share
Emosi yang Dipendam Diam-Diam Dapat Menguras Energi Hidup Tanpa Disadari
SHARE

Suara Online – Banyak orang terbiasa memendam emosi dengan alasan ingin terlihat kuat atau tidak ingin merepotkan orang lain. 

Marah, sedih, kecewa, atau lelah sering kali disimpan rapat-rapat, seolah perasaan tersebut akan hilang dengan sendirinya. 

Padahal, emosi yang tidak diungkap justru bisa menjadi beban yang menguras energi hidup.

Emosi yang dipendam tidak pernah benar-benar pergi. Ia hanya berpindah tempat, dari kesadaran menjadi tekanan dalam tubuh dan pikiran. 

Akibatnya, seseorang bisa merasa mudah lelah, kehilangan semangat, sulit fokus, bahkan mengalami gangguan tidur tanpa tahu penyebab pastinya.

Dalam jangka panjang, memendam emosi juga dapat memengaruhi kesehatan mental. Perasaan yang terus ditekan dapat berubah menjadi kecemasan, rasa bersalah berlebihan, atau ledakan emosi di waktu yang tidak tepat. 

Inilah mengapa banyak orang merasa “capek terus” meskipun secara fisik tidak melakukan aktivitas berat.

Mengelola emosi bukan berarti meluapkan semuanya tanpa kendali. Yang dibutuhkan adalah ruang aman untuk mengakui perasaan, baik melalui menulis, berbicara dengan orang tepercaya, atau sekadar mengizinkan diri untuk merasakan emosi tersebut tanpa menghakimi.

Belajar jujur pada perasaan sendiri adalah langkah awal untuk menjaga energi hidup tetap seimbang. 

Ketika emosi diberi tempat yang sehat, tubuh dan pikiran tidak perlu bekerja keras untuk menahannya. Energi pun bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih bermakna.

Pada akhirnya, keberanian untuk menghadapi emosi adalah bentuk kepedulian pada diri sendiri. Dengan tidak lagi memendam perasaan, kita memberi kesempatan bagi diri untuk hidup lebih ringan, lebih jujur, dan lebih utuh. 

Baca Juga : Belajar Berhenti Menyalahkan Diri atas Hal-Hal di Luar Kendali

TAGGED: emosi, Menguras Energi, Self Improvement
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified Blog

Seedbacklink

Rumah Anak Surga

Hotel Karantina Qur’an

Rental Motor Semarang

You Might Also Like

Pati Berduka, Banjir Rendam 12 Kecamatan dan 48 Desa, Akses Jalan Lumpuh
BeritaInformasi

Pati Berduka, Banjir Rendam 12 Kecamatan dan 48 Desa, Akses Jalan Lumpuh

2 Min Read
Proses yang Tidak Terlihat Lebih Penting daripada Hasil: Tentang Bertumbuh Diam-Diam tanpa Pengakuan
ArtikelInformasi

Proses yang Tidak Terlihat Lebih Penting daripada Hasil: Tentang Bertumbuh Diam-Diam tanpa Pengakuan

2 Min Read
Hidup Tidak Selalu Menanjak: Belajar Menerima Fase Stagnan sebagai Bagian dari Proses Bertumbuh
ArtikelInformasi

Hidup Tidak Selalu Menanjak: Belajar Menerima Fase Stagnan sebagai Bagian dari Proses Bertumbuh

2 Min Read
Quarter Life Crisis: Tanda yang Dapat Merusak Kualitas Tidur
ArtikelGaya Hidup

Quarter Life Crisis: Tanda yang Dapat Merusak Kualitas Tidur

2 Min Read
Suara Online

Suaraonline.com : The voice of netizen

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy Police
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?