Suaraonline.com – Fenomena copycat suicide bukan lagi menjadi sebuah fenomena baru. Dalam hal ini, peran media massa memiliki andil secara besar terhadap seseorang yang akan melakukan bunuh diri. Pasalnya, banyak orang yang ingin mengakhiri hidupnya setelah melihat atau mendengar orang lain juga melakukan hal yang sama.
Bunuh diri merupakan salah satu fenomena yang perlu diperhatikan oleh seluruh kalangan karena menyangkut nyawa manusia. Banyak sekali seseorang yang terpengaruh media massa karena kurang bijak dalam menyaring informasi yang ada.
Definisi Copycat Suicide
Copycat suicide merupakan salah satu fenomena seseorang yang akan mengakhiri hidupnya karena terpengaruh oleh orang lain. Seorang seperti public figur atau influencer yang kita lihat di media massa sering kali membawa dampak pengaruh yang besar dalam kehidupan.
Tak jarang, jika seseorang mengidolakan artis dengan begitu fanatik, maka ia akan melakukan hal apa saja yang dilakukan oleh artis idolanya. Bahkan di tahap yang sudah di titik tidak wajar, seseorang juga mampu bunuh diri jika artis idolanya juga meninggal dunia karena bunuh diri.
Secara tidak langsung dan tanpa kita sadari, pengaruh media massa dapat membuat seseorang melakukan copycat suicide. Tak heran, jika di negara maju seperti Korea Selatan, angka seseorang melakukan bunuh diri semakin meningkat sepanjang tahunnya.
Fenomena ini tidak terbatas pada usia maupun keadaan. Sebab, seseorang bisa berpengaruh begitu saja tanpa adanya pertimbangan apapun.
Penyebab Copycat Suicide
Seseorang yang akan melakukan copycat suicide biasanya memiliki penyebab tersendiri. Adapun penyebab yang dapat dilihat adalah:
1. Mengikuti Selebritas
Seseorang dapat melakukan bunuh diri juga bisa dipicu karena adanya selebritas yang ia kagumi melakukan bunuh diri.
Berdasarkan penelitian pada Journal of Epidemiology & Community Health yang dilansir dari halodoc.com, contoh fenomena copycat suicide terbesar yaitu setelah adanya berita bunuh diri yang dilakukan oleh ikon Marilyn Monroe. Pada masa itu, kasus bunuh diri meningkat sekitar 12% pada Agustus 1962, di bulan kematiannya.
2. Pengaruh Media Massa
Media massa juga dapat membawa pengaruh seseorang dalam melakukan percobaan bunuh diri. Riwayat tontonan seperti film atau series tentang pembunuhan, podcast, dan hal-hal lain di media massa juga bisa membuat orang termotivasi melakukan copycat suicide.
3. Pengaruh Obat-obatan Terlarang
Seseorang yang menggunakan obat-obatan terlarang cenderung rentan melakukan tindakan bunuh diri. Tak hanya itu konsumsi alkohol juga bisa menjadi salah satu pemicunya. Pasalnya, terkadang orang-orang tidak sadar jika melukai dirinya sendiri karena pengaruh obat-obatan tersebut.
4. Individu yang Rentan
Individu yang rentan adalah individu yang mudah terpengaruh untuk melakukan bunuh diri. Biasanya didominasi oleh seseorang yang memiliki banyak masalah dan beban dalam hidupnya yang tidak sanggup ia pikul sendirian seperti masalah keluarga, percintaan, pekerjaan, atau masalah lainnya.
Cara Mengatasi Copycat Suicide
Copycat suicide bisa diatasi semaksimal mungkin sehingga tidak sampai ke tahap yang benar-benar melakukannya. Adapun cara mengatasinya adalah:
1. Hindari Menonton atau Mendengar Kasus Bunuh Diri
Alangkah baiknya kurangi untuk menonton maupun mendengar berita mengenai kasus bunuh diri. Hal ini juga bisa menjadi salah satu pemicu seseorang dapat melakukan copycat suicide tanpa disadari.
2. Minta Dukungan dan Saran
Cobalah minta dukungan dan saran kepada teman, kerabat, maupun keluarga jika memiliki masalah. Jangan ragu untuk meminta pendapat kepada seseorang yang dianggap dapat dipercaya untuk memberikan pandangan lain atau saran mengenai masalah yang sedang kita alami.
3. Minta Bantuan Profesional
Bantuan profesional adalah hal yang paling penting ketika dirasa hal yang dialami tidak mampu diselesaikan sendiri. Seorang profesional akan memberikan solusi dan penanganan yang jauh lebih tepat.
Itulah tadi pembahasan mengenai definisi, penyebab, dan cara mengatasi fenomena copycat suicide. Tanpa kita sadari, ternyata media massa memiliki banyak pengaruh yang besar dalam kehidupan.
Oleh karena itu, kita harus bijak dalam menggunakan segala kemajuan teknologi dan dapat menyaring segala informasinya dengan baik. Copycat suicide bukan hanya sebuah fenomena biasa, melainkan hal yang harus kita waspadai agar tidak sampai melakukannya.
Baca Juga: Mengenal Gejala Glossophobia: Ketakutan Berbicara di Depan Umum dan 4 Cara Mengatasinya!
Penulis: Suci Wulandari




