Suara Online, Semarang – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Jenderal Urip Sumoharjo atau Jalur Pantura, tepatnya di kawasan Randu Garut, Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, pada Rabu (14/1/2026) siang.
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Informasi kejadian ini diketahui dari unggahan akun Instagram portalsemarang. Korban yang meninggal dunia diketahui merupakan warga Wonosari, Kecamatan Ngaliyan.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUP dr. Kariadi Semarang untuk penanganan lebih lanjut.
Salah satu saksi sekaligus pengemudi truk kontainer, Rukiman, menceritakan kronologi kejadian berdasarkan apa yang dialaminya di lokasi. Saat itu, ia tengah melaju dari arah Kendal menuju pusat Kota Semarang.
Menurut Rukiman, kondisi arus lalu lintas di jalur tersebut cukup padat sehingga ruang gerak kendaraan menjadi terbatas.
Di lokasi kejadian, terdapat sebuah truk lain yang mengalami kerusakan dan berhenti di tepi jalan, menyebabkan jalur lalu lintas menyempit.
“Di lokasi ada truk rusak yang berhenti di pinggir jalan. Jalur jadi sempit, saya melambat dan bersiap pindah ke lajur kanan,” ujar Rukiman.
Namun, situasi berubah dengan cepat. Dari arah belakang, sepeda motor yang ditumpangi dua orang menabrak bagian belakang truk yang dikemudikannya.
Akibat benturan tersebut, pengendara motor terjatuh dan kemudian tertabrak truk lain yang berada di belakang.
“Motor itu menabrak dari belakang, lalu jatuh. Setelah itu korban tertabrak truk di belakang saya,” jelasnya.
Rukiman menegaskan bahwa dirinya selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur padat seperti kawasan Mangkang, dan tidak mengemudi secara ugal-ugalan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait insiden tersebut.
Baca Juga : Tata Ruang Perpustakaan BI Jawa Tengah Dinilai Ideal, Bisa Jadi Referensi Pengembangan Ruang Literasi




