Pernah merasa suasana hati berubah setelah mendengarkan lagu favorit? Saat sedang sedih, musik bisa membuat hati lebih tenang. Sebaliknya, lagu dengan irama cepat sering kali membuat kita lebih bersemangat. Ternyata, hal ini bukan sekadar perasaan.

Otak Langsung Merespons Musik

Saat musik masuk ke telinga, otak tidak hanya memproses bunyinya. Beberapa bagian otak yang berperan mengatur emosi, memori, dan perhatian juga ikut aktif. Menurut Johns Hopkins Medicine, mendengarkan musik dapat merangsang berbagai area otak secara bersamaan sehingga memengaruhi cara kita merasakan dan merespons emosi.

Musik Memicu Hormon Bahagia

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Neuroscience oleh Valorie Salimpoor dan tim menemukan bahwa mendengarkan lagu yang disukai dapat memicu pelepasan dopamin, yaitu zat kimia di otak yang berkaitan dengan rasa senang, motivasi, dan penghargaan. Itulah sebabnya satu lagu favorit bisa membuat suasana hati terasa lebih baik.

Kenapa Lagu Lama Bikin Nostalgia?

Pernah tiba-tiba teringat masa sekolah atau seseorang hanya karena mendengar lagu tertentu? Hal itu terjadi karena otak menyimpan musik bersama kenangan. Ketika lagu tersebut diputar kembali, memori yang berkaitan dengannya ikut muncul sehingga kita bisa merasakan emosi yang sama seperti saat itu.

Saat Sedih, Kenapa Justru Memilih Lagu Galau?

Banyak orang mengira lagu sedih hanya akan membuat suasana hati semakin buruk. Padahal, tidak selalu begitu. Menurut American Psychological Association (APA), sebagian orang justru merasa lebih lega setelah mendengarkan lagu yang sesuai dengan emosinya karena merasa dipahami dan lebih mudah memproses perasaan yang sedang dialami.

Musik Tidak Memberi Efek yang Sama untuk Semua Orang

Lagu yang membuat seseorang bersemangat belum tentu memberi efek yang sama pada orang lain. Pengalaman hidup, kenangan, budaya, hingga selera musik membuat respons setiap orang berbeda. Karena itu, playlist favorit setiap orang pun tidak pernah benar-benar sama.

Musik Lebih dari Sekadar Hiburan

Musik bukan hanya teman saat bekerja, belajar, atau bepergian. Di balik setiap nada, otak sedang memproses emosi, membangkitkan kenangan, bahkan melepaskan hormon yang membuat kita merasa lebih baik. Jadi, kalau suatu hari kamu memilih lagu tertentu saat sedang sedih atau bahagia, mungkin itu bukan kebetulan. Bisa jadi, otakmu memang sedang mencari cara untuk mengatur suasana hati melalui musik.

Baca Juga: Suka Mendengarkan Musik? Inilah 6 Manfaatnya Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *