Suara Online, Semarang – Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) menjadi salah satu destinasi yang kerap masuk dalam daftar kunjungan atau wishlist wisata masyarakat saat berkunjung ke Kota Semarang.
Lokasinya yang strategis serta arsitektur megah membuat kawasan ini selalu ramai didatangi pengunjung, baik warga lokal maupun wisatawan luar daerah. Berdasarkan pantauan di lapangan, MAJT tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang wisata religi dan edukasi.
Menara Al-Husna setinggi 99 meter menjadi daya tarik utama karena pengunjung dapat melihat panorama Kota Semarang dari ketinggian. Selain itu, area pelataran masjid yang luas sering dimanfaatkan untuk bersantai hingga berfoto.
Fasilitas yang tersedia di kawasan MAJT terbilang lengkap, mulai dari area parkir luas, toilet, hingga pedagang kaki lima yang menjajakan makanan dan cendera mata.
Hal tersebut membuat pengunjung merasa nyaman saat berkunjung, terutama pada akhir pekan dan musim liburan.
Tak hanya itu, nilai historis dan simbolik MAJT sebagai salah satu ikon keislaman di Jawa Tengah turut menjadi alasan masjid ini diminati.
Desain bangunan yang menggabungkan unsur Jawa, Arab, dan Romawi menjadikan MAJT memiliki ciri khas tersendiri dibanding masjid lain di Semarang.
Hingga kini, MAJT masih menjadi salah satu tujuan favorit wisata religi di Semarang dan terus menarik minat masyarakat untuk berkunjung.
Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) menjadi salah satu destinasi yang kerap masuk dalam daftar kunjungan atau wishlist wisata masyarakat saat berkunjung ke Kota Semarang.
Lokasinya yang strategis serta arsitektur megah membuat kawasan ini selalu ramai didatangi pengunjung, baik warga lokal maupun wisatawan luar daerah.
Berdasarkan pantauan di lapangan, MAJT tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang wisata religi dan edukasi.
Menara Al-Husna setinggi 99 meter menjadi daya tarik utama karena pengunjung dapat melihat panorama Kota Semarang dari ketinggian. Selain itu, area pelataran masjid yang luas sering dimanfaatkan untuk bersantai hingga berfoto.
Fasilitas yang tersedia di kawasan MAJT terbilang lengkap, mulai dari area parkir luas, toilet, hingga pedagang kaki lima yang menjajakan makanan dan cendera mata. Hal tersebut membuat pengunjung merasa nyaman saat berkunjung, terutama pada akhir pekan dan musim liburan.
Tak hanya itu, nilai historis dan simbolik MAJT sebagai salah satu ikon keislaman di Jawa Tengah turut menjadi alasan masjid ini diminati.
Desain bangunan yang menggabungkan unsur Jawa, Arab, dan Romawi menjadikan MAJT memiliki ciri khas tersendiri dibanding masjid lain di Semarang.
Hingga kini, MAJT masih menjadi salah satu tujuan favorit wisata religi di Semarang dan terus menarik minat masyarakat untuk berkunjung.
Baca Juga : Pepohonan di Depan Kampus USM Semarang Ciptakan Suasana Teduh di Tengah Cuaca Panas




