Suaraonline.com – Cinderella complex syndrome, sebuah istilah psikologis yang menggambarkan seseorang terutama perempuan yang hidupnya selalu bergantung pada orang lain khususnya laki-laki untuk mendapatkan kebahagiaan dan pengakuan.
Meskipun cinderella complex syndrome bukan merupakan suatu gangguan kesehatan mental, namun sindrom ini dikenal karena seseorang yang memiliki gangguan psikologis tertentu gangguan kepribadian.
Cinderella Complex Syndrome dan Faktor Penyebabnya
Cinderella complex syndrome merupakan sindrom yang sering kali terjadi pada perempuan yang umumnya disebabkan oleh pola asuh orang tua semasa kecil. Oleh sebab itu, perempuan yang mengalami sindrom ini kerap mencari validasi dengan orang lain.
Faktor penyebab terjadinya sindrom ini ada banyak sekali seperti, ketidakpuasan dalam memenuhi ekspektasi orang lain, kurang percaya diri, selalu menggantungkan segala hal terhadap orang lain, dan lain-lain.
Namun, yang menjadi faktor pemicu utamanya adalah peran keluarga yang selalu mengajarkan anak untuk mencari kebahagian dengan orang lain. Tak hanya itu, lingkungan sosial juga menjadi faktor pendukung yang dimana perempuan sering kali diremehkan karena dianggap lemah dan selalu membutuhkan perlindungan.
Pandangan masyarakat juga memiliki pengaruh yang besar dalam membentuk sindrom ini. Masyarakat yang selalu menganggap remeh perempuan dan kerap kali menempatkan perempuan pada kondisi yang kurang menguntungkan akan menciptakan ruang emosional yang sulit diatasi.
Cara Mengatasi Cinderella Complex Syndrome
Mungkin cinderella complex syndrome selalu dianggap remeh atau bukan masalah yang besar. Namun faktanya, jika seseorang tidak mampu mengendalikan dengan baik maka sindrom ini bisa saja mempengaruhi kepribadiannya dan membawa dampak yang negatif.
Oleh sebab itu, inilah cara untuk mengatasi sindrom ini supaya bisa dihentikan dengan segera:
1. Mengembangkan Potensi
Apabila seorang perempuan dalam hidupnya selalu disibukkan dengan memikirkan pasangan terus menerus terutama pasangan yang belum sah menikah, maka kehidupannya akan terus bergantung pada pasangannya.
Sebagai seorang perempuan yang cerdas, mengembangkan potensi yang dimiliki adalah hal yang sangat diperlukan sehingga kita bisa belajar untuk tidak menaruh ekspektasi orang lain di tempat yang terlalu tinggi.
2. Open Minded
Pentingnya seorang perempuan untuk memiliki pemikiran yang terbuka dalam dirinya. Pemikiran yang terbuka akan membuat perempuan jauh lebih mandiri dan kuat sehingga tidak selalu bergantung pada laki-laki.
3. Membuat Batasan dalam Hubungan
Batasan dalam hubungan adalah hal yang perlu terutama pada pasangan yang belum sah menikah. Setiap orang memiliki privasi hidup masing-masing dan alangkah baiknya sesama pasangan kita bisa menghargai privasi tersebut.
4. Komunikasi dengan Pasangan
Agar terbebas dari cinderella complex syndrome, perempuan juga perlu mengkomunikasikan hal tersebut secara terbuka kepada pasangan untuk keinginannya hidup lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung kepadanya.
5. Coba Percaya ke Diri Sendiri
Cobalah untuk mulai percaya pada diri sendiri dengan berani mengambil keputusan sendiri tanpa selalu mengandalkan orang lain. Dengan hal ini, jiwa kemandirian dalam diri perempuan jadi semakin berkembang.
Itulah tadi pembahasan mengenai faktor dan cara mengatasi cinderella complex syndrome. Pada hakikatnya, sindrom ini memang tidak membahayakan pada kesehatan fisik, tetapi dapat berpengaruh pada kondisi psikologis seseorang.
Pentingnya bagi kita untuk dapat memahami diri sendiri dan lebih aware terhadap kondisi psikis maupun kepribadian untuk membentuk pola pikir maupun sikap yang baik. Meskipun kita terlahir sebagai seorang perempuan, jangan sampai kita berpikiran untuk selalu bergantung pada laki-laki atau orang lain. Kita berhak mandiri dan berani ambil sikap.
Baca Juga: Decision Paralysis: Banyak Berpikir Namun Kesulitan Mengambil Keputusan dan Kenali Tanda-tandanya!
Penulis: Suci Wulandari




