Suaraonline.com – Kadang kalanya saat berbicara di depan umum seseorang mengalami ketakutan yang berlebihan dan cemas bahkan sampai keringat dingin, itulah yang dinamakan seseorang itu terkena gejala glossophobia.
Gejala glossophobia memang bukanlah sebuah penyakit yang membahayakan. Namun jika terjadi secara terus-menerus akan membuat perasaan menjadi tidak nyaman bahkan dapat menjadi pemicu seseorang untuk menarik diri dari lingkungan sosial.
Penyebab Gejala Glossophobia Bisa Terjadi
Glossophobia mengacu pada seseorang yang memiliki ketakutan berlebihan ketika akan berbicara di depan umum. Oleh karena itu, seseorang yang mengalami gejala ini cenderung tidak mau ketika disuruh untuk berbicara di depan banyak orang.
Orang yang menderita gejala ini akan merasa malu, cemas, gemetar, bahkan takut ketika apa yang disampaikannya tersebut tidak diterima oleh orang lain. Adapun penyebab seseorang mengalami gejala glossophobia adalah:
1. Trauma di Masa Lalu
Trauma di masa lalu juga bisa menjadi penyebab seseorang mengalami gejala glossophobia.
Biasanya mereka yang menderita gejalanya di masa lalu suaranya tidak didengar, pendapatnya banyak yang ditolak, atau tidak diberikan kesempatan untuk menyampaikan isi hati dan perasaannya.
2. Kesalahan dalam Pola Asuh
Pola asuh juga sangat mempengaruhi faktor perkembangan anak. Pola asuh yang baik dan tepat akan membuat anak di masa depan jauh lebih terarah dan berani mencoba tanpa rasa takut.
Anak juga diajarkan dan diberikan pendidikan yang baik sehingga akan membuat pola pikirnya juga ikut berkembang.
3. Lingkungan Sosial yang Tidak Mendukung
Peranan lingkungan sosial juga akan sangat mempengaruhi perkembangan anak. Lingkungan adalah salah satu faktor yang dapat membawa dampak pada pola pikir, tutur kata, bahkan pengambilan sikap seorang anak untuk dijadikan contoh.
Anak yang sudah terbiasa pada lingkungan baik maka akan terpengaruh pada kebaikan begitupun sebaliknya. Oleh sebab itu, keberanian anak tampil di depan umum juga dicontoh saat orang lain mengambil sikap.
Cara Mengatasi Gejala Glossophobia
Seiring dengan berjalannya waktu, penderita gejala glossophobia akan merasakan dampak negatif pada dirinya. Mereka akan takut untuk mencoba, tegang dan cemas di segala situasi maupun kondisi, keringat dingin dan jantung berdebar, bahkan bisa menyebabkan nafas terasa berat dan sesak.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi gejala glossophobia ini. Berikut ini adalah cara mengatasinya:
1. Membiasakan Diri Berani Berpendapat
Cobalah mulai untuk membiasakan diri agar berani untuk berpendapat atau menyampaikan sesuatu di depan umum. Berani berbicara di depan umum dapat dibiasakan secara perlahan tanpa takut untuk dihujat atau ditolak oleh orang lain.
2. Belajar Public Speaking
Cobalah untuk memulai mengikuti pelatihan public speaking. Cara sederhana lainnya adalah mengikuti webinar atau seminar gratis untuk mengasah kemampuan berbicara di depan umum. Jangan lupa juga mengajak teman untuk berlatih dan mintalah pendapat darinya.
3. Psikoterapi
Jika tidak menemukan solusi lain dalam menghadapi gejala tersebut, cobalah tidak segan untuk meminta bantuan kepada orang yang lebih profesional untuk lebih mengetahui penyebab dari masalahnya dan dapat memberikan solusi yang tepat.
4. Bergabung dengan Komunitas
Bergabunglah dengan komunitas yang memiliki hobi yang sama supaya mendapatkan dukungan. Dukungan dari lingkungan juga menjadi hal yang sangat diperlukan agar seseorang lebih percaya diri dalam memulai tampil dan berbicara di depan umum.
Itulah tadi pembahasan mengenai penyebab dan cara mengatasi gejala glossophobia. Pada dasarnya, gejala ini bukan hal yang membahayakan. Namun alangkah baiknya jika kita bisa memulai untuk lebih berani percaya diri dalam mengutarakan pendapat di depan umum.
Baca Juga: Slow Living: Gaya Hidup Lambat dan 4 Manfaatnya dalam Kehidupan
Penulis: Suci Wulandari




