Suaraonline.com – Tradisi tahunan Dugderan 2026 kembali digelar di Kota Semarang dan akan dibuka pada Jumat, 7 Februari 2026 hingga 16 Februari 2026 , di sekitar kawasan yang akan diadakan festival tersebut. Dugderan diadakan sebagai penanda rangkaian kegiatan penyambutan bulan suci Ramadan yang selalu dinantikan masyarakat.
Dikutip dari Instagram @semarangatlasku, di sekitar kawasan yang diadakannya dugderan sudah terlihat berbagai rangkaian wahana untuk meramaikan festival tersebut. Mulai terlihat kerangka wahana seperti kerangka kapal, kerangka tenda dan lainnya di sekitar pinggir jalan.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, pemerintah setempat bersama aparat terkait melakukan sejumlah pengaturan, termasuk pengamanan dan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi acara. Langkah ini diambil guna menjaga kenyamanan pengunjung serta kelancaran aktivitas warga di kawasan pusat kota.
Dugderan tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi daya tarik tradisi yang sampai saat ini masih dijaga. Kehadiran Dugderan diharapkan dapat mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus melestarikan tradisi budaya yang telah menjadi bagian dari identitas Kota Semarang.
Baca Juga: Pengalihan Arus Lalu Lintas Selama Dugderan di Kawasan Alun-Alun Kauman dan Pasar Johar
Editor: Annisa Adelina Sumadillah




