Suara Online
  • Beranda
  • Berita
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
Subscribe
Suara OnlineSuara Online
Aa
Search
  • Pages
    • Home
    • Blog Index
    • Contact Us
    • Search Page
    • 404 Page
  • Categories
  • Personalized
    • My Saves
    • My Feed
    • My Interests
    • History
Follow US
Overthinking Disorder dan Dampaknya pada Kesehatan Mental

Beranda – Dampak Overthinking Disorder – Overthinking Disorder dan Dampaknya pada Kesehatan Mental

ArtikelGaya HidupInformasiKesehatan

Overthinking Disorder dan Dampaknya pada Kesehatan Mental

Annisa Adelina Sumadillah
Annisa Adelina Sumadillah
Share
SHARE

Suaraonline.com – Overthinking disorder menggambarkan pola pikir yang terus mengulang skenario, kesalahan masa lalu, atau kemungkinan buruk di masa depan hingga mengganggu keseimbangan emosional.

Banyak orang mengira berpikir panjang adalah tanda kehati-hatian. Namun ketika pikiran terus berputar tanpa henti, bahkan untuk hal kecil, kondisi itu berubah menjadi beban. 

Dampak Overthinking Disorder pada Kesehatan Mental

Overthinking bukan sekadar mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan. Ia adalah kecenderungan memikirkan satu situasi berulang-ulang tanpa menghasilkan solusi nyata. Pikiran seperti terjebak dalam lingkaran. Setiap kemungkinan dibedah, setiap percakapan diingat kembali, setiap detail kecil dipertanyakan ulang.

Dampak pertama yang terasa biasanya muncul pada emosi. Kecemasan meningkat karena otak terus memproyeksikan hal-hal negatif. Keputusan sederhana, seperti membalas pesan atau menentukan pilihan karier, terasa berat karena terlalu banyak pertimbangan. Ketidakpastian yang sebenarnya wajar berubah menjadi ancaman besar dalam persepsi.

Secara fisik, tubuh juga ikut terpengaruh. Sulit tidur karena pikiran aktif di malam hari, sakit kepala tegang, dan kelelahan meski aktivitas tidak terlalu berat. Sistem saraf terus berada dalam mode waspada. Padahal tidak ada bahaya nyata yang terjadi, hanya asumsi yang terus diputar di kepala.

Overthinking disorder juga berdampak pada hubungan sosial. Ketika percakapan kecil dianalisis berlebihan, kamu bisa mulai meragukan makna di balik setiap kata orang lain. Kalimat biasa dianggap sindiran. Ekspresi datar dianggap tanda penolakan. Interpretasi yang terlalu jauh sering menciptakan konflik yang sebenarnya tidak ada.

Dalam jangka panjang, pola ini bisa menurunkan rasa percaya diri. Setiap keputusan diikuti keraguan berkepanjangan. Bahkan setelah memilih, pikiran tetap bertanya apakah pilihan lain lebih baik. Energi mental terkuras bukan karena aktivitas, melainkan karena dialog internal yang tidak berhenti.

Mengatasi overthinking memerlukan latihan membedakan antara refleksi sehat dan ruminasi berlebihan. Refleksi menghasilkan pelajaran dan langkah konkret. Ruminasi hanya mengulang kekhawatiran tanpa arah. Salah satu strategi efektif adalah membatasi waktu berpikir. Beri ruang khusus, misalnya 15 menit untuk mengevaluasi masalah, lalu alihkan fokus pada tindakan.

Teknik grounding juga membantu menurunkan intensitas pikiran. Mengalihkan perhatian pada sensasi fisik, seperti pernapasan atau langkah kaki saat berjalan, membantu otak kembali ke momen sekarang. Ketika perhatian tertambat pada realitas saat ini, skenario masa depan kehilangan kekuatannya.

Menuliskan kekhawatiran secara rinci dapat membantu melihat pola yang berulang. Sering kali, ketakutan yang sama muncul dalam bentuk berbeda. Dengan menyadarinya, kamu bisa mulai membangun respons yang lebih rasional.

Overthinking disorder bukan tanda kurang cerdas. Justru sering terjadi pada individu yang analitis dan bertanggung jawab. Namun tanpa kendali, kemampuan berpikir itu berubah menjadi tekanan internal yang merusak ketenangan. 

Ketika pikiran diberi batas dan diarahkan pada tindakan nyata, ruang mental menjadi lebih ringan. Kesehatan mental tidak hanya ditentukan oleh seberapa dalam kamu berpikir, tetapi juga seberapa bijak kamu menghentikannya.

Editor: Annisa Adelina Sumadillah.

TAGGED: Dampak Overthinking Disorder, Overthinking Disorder
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified Blog

Seedbacklink

Rumah Anak Surga

Hotel Karantina Qur’an

Rental Motor Semarang

You Might Also Like

Inilah 7 Tips Berhenti Merokok, Perokok Aktif Wajib Tahu!
Kesehatan

Inilah 7 Tips Berhenti Merokok, Perokok Aktif Wajib Tahu!

4 Min Read
Truk Mogok di Tanjakan Tambak Aji Picu Kemacetan Panjang
BeritaInformasi

Truk Mogok di Tanjakan Tambak Aji Picu Kemacetan Panjang

1 Min Read
Kenali 5 Dampak Screen Time Berlebihan Untuk Kamu yang Sering Scroll Sosmed Tanpa Kenal Waktu!
InformasiKesehatan

Kenali 5 Dampak Screen Time Berlebihan Untuk Kamu yang Sering Scroll Sosmed Tanpa Kenal Waktu!

5 Min Read
Game TheoTown: Simulasi Membangun Kota di Android
Informasi

Game TheoTown: Simulasi Membangun Kota di Android

3 Min Read
Suara Online

Suaraonline.com : The voice of netizen

  • Tentang Kami
  • Sitemap
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Police
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?