Suara Online, Semarang – Seorang perempuan melaporkan menjadi korban penganiayaan sekaligus pencurian dua unit telepon genggam di kawasan Pandawa BSB, Kota Semarang.
Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun Instagram beritasemaranghariini yang diunggah sekitar enam jam lalu.
Peristiwa itu terjadi pada 7 Januari 2026. Dalam keterangannya, korban menyebut aksi tersebut diduga melibatkan empat orang, terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan.
Dua pelaku perempuan disebut berperan langsung dalam mengambil ponsel milik korban.
Korban kehilangan dua unit ponsel, masing-masing satu ponsel Android dan satu iPhone.
Salah satu pelaku perempuan disebut mengenakan pakaian berwarna pink, sementara pelaku lainnya memakai hoodie hitam dengan postur tubuh gemuk.
Tidak hanya mengalami kehilangan barang, korban juga mengaku mengalami kerugian lanjutan.
Para pelaku diduga berhasil membobol kata sandi ponsel, mengganti akun iCloud serta email yang terhubung, sehingga korban kehilangan akses penuh terhadap data pribadi miliknya.
Korban menyatakan telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib pada hari yang sama.
Namun hingga saat ini, ia mengaku belum menerima informasi lanjutan terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.
Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, termasuk risiko penyalahgunaan data pribadi setelah perangkat elektronik jatuh ke tangan pihak tidak bertanggung jawab.
Baca Juga : Niat Cari Pujaan Hati Berujung Apes, Motor Pria di Semarang Raib Dibawa Kenalan Medsos




