Suaraonline.com – Yayasan Alfatihah kembali menunjukkan komitmennya dalam menebarkan kebaikan dan kepedulian melalui progam sedekah nasi Baitullah yang diselenggarakan di sekitar area Ajyad, Makkah melalui salah satu progam unggulannya yaitu sedekah nasi Baitullah.
Progam ini merupakan salah satu bentuk nyata dalam aksi terhadap kepedulilan sosial di masyarakat dengan mendukung ibadah para jamaah khusunya di Ajyad, Makkah.
Secara konsisten, progam sedekah nasi Baitullah ini dilaksanakan setiap bada ashar waktu di sekitar area Masjidil Haram. Melalui koordinasi yang baik dari relawan Yayasan Alfatihah, Alhamdulillah progam ini dapat berjalan dengan lancar.
Setiap harinya, Yayasan Alfatihah menyalurkan sebanyak 620 porsi .Allah SWT sangat menyukai jika umat-Nya sering membantu dengan menginfakkan sebagian hartanya untuk saudara seimannya.
Sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:
يَسْـَٔلُوْنَكَ مَاذَا يُنْفِقُوْنَۗ قُلْ مَآ اَنْفَقْتُمْ مِّنْ خَيْرٍ فَلِلْوَالِدَيْنِ وَالْاَقْرَبِيْنَ وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَابْنِ السَّبِيْلِۗ وَمَا تَفْعَلُوْا مِنْ خَيْرٍ فَاِنَّ اللّٰهَ بِهٖ عَلِيْمٌ
Artinya: “Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang apa yang harus mereka infakkan. Katakanlah, “Harta apa saja yang kamu infakkan, hendaknya diperuntukkan bagi kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan (dan membutuhkan pertolongan).” Kebaikan apa saja yang kamu kerjakan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.” (QS. Al-Baqarah: 215)
Sejak progam ini dijalankan, Yayasan Alfatihah telah mencatat dengan total distribusi sebanyak 13.700 porsi nasi. Hal demikian itu menunjukkan salah satu bentuk komitmen dari Yayasan Alfatihah untuk terus menjaga amanah dari para donatur yang berkontribusi dari keberhasil progam sedekah nasi Baitullah ini.
Allah SWT menjanjikan kepada siapa saja hamba-Nya untuk melipatgandakan amal kebaikannya jika ia memang ikhlas karena ingin mengharapkan ridha dari Allah SWT sesuai dengan firman-Nya dalam Al-Qur’an:
مَنْ ذَا الَّذِيْ يُقْرِضُ اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضٰعِفَهٗ لَهٗٓ اَضْعَافًا كَثِيْرَةًۗ وَاللّٰهُ يَقْبِضُ وَيَبْصُۣطُۖ وَاِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ
Artinya: “Siapakah yang mau memberi pinjaman yang baik kepada Allah? Dia akan melipatgandakan (pembayaran atas pinjaman itu) baginya berkali-kali lipat. Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki). Kepada-Nyalah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Baqarah: 245)