suaraonline.com – Video pengakuan tersangka pembacokan mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau beredar luas di media sosial. Rekaman yang diunggah melalui akun TikTok milik Gusti Muldiana itu menampilkan Reyhan Mufazar usai diduga melakukan pembacokan terhadap mahasiswi bernama Faradilla Ayu Pramesti (23).
Dalam video berdurasi singkat tersebut, terdengar suara seseorang yang mengajukan sejumlah pertanyaan terkait motif aksi yang dilakukan Reyhan. Penanya secara tegas menyinggung kemungkinan adanya niat untuk membuat korban cacat permanen atau bahkan meninggal dunia.
Menanggapi pertanyaan itu, Reyhan beberapa kali terlihat menggelengkan kepala. Ia juga menjawab “tidak” saat ditanya apakah memiliki tujuan untuk menghilangkan nyawa korban atau menyebabkan cacat berat. Pernyataan tersebut disampaikan dengan suara pelan dalam kondisi tangan terborgol.
Selain menampilkan pengakuan tersangka, video tersebut juga memperlihatkan dua senjata tajam yang diduga digunakan saat kejadian, yakni kapak dan parang. Pada bagian bilah kedua alat tersebut tampak noda darah yang masih menempel. Barang bukti itu disebut telah diamankan aparat untuk kepentingan penyidikan.
Peristiwa pembacokan dilaporkan terjadi di area kampus UIN Suska Riau. Korban mengalami luka serius dan sempat mendapatkan penanganan medis. Hingga kini, aparat masih mendalami kronologi lengkap serta latar belakang dugaan penyerangan tersebut.
Pihak kepolisian dari Polresta Pekanbaru menyatakan proses penyidikan terus berjalan, termasuk pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi-saksi. Polisi juga melakukan pendalaman terkait hubungan antara pelaku dan korban guna memastikan motif yang melatarbelakangi kejadian.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah rekaman pengakuan tersebar luas di media sosial. Aparat mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada penegak hukum.
Baca Juga: Siswa SD Lahap Santap Menu MBG, Warganet Soroti Kesenjangan Menu di Berbagai Daerah




