Suaraonline.com – Di tengah kehidupan yang semakin serba cepat dan penuh tekanan, bagi sebagian orang akan sangat melelahkan dan menyebabkan kelelahan fisik maupun mental. Aktivitas yang semakin padat terkadang membuat seseorang kurang menikmati waktunya sehingga muncullah gaya hidup slow living.
Slow living saat ini menjadi konsep gaya hidup yang sangat digemari oleh banyak orang terutama dari kalangan muda. Gaya hidup tersebut dianggap relevan karena dapat mengurangi stres dan tekanan untuk selalu produktif namun dalam porsi yang tidak wajar.
Manfaat Slow Living dalam Kehidupan
Menerapkan gaya hidup slow living memiliki manfaat positif dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini adalah manfaatnya:
1. Mengurangi Stres dan Kecemasan
Gaya hidup yang lambat akan membantu mengurangi tingkat stres dan kecemasan seseorang. Ritme hidup yang cenderung tidak mengikuti percepatan dan lebih santai akan membuat tuntutan hidup yang berat jauh terasa lebih ringan.
2. Meningkatkan Kualitas Tidur
Praktik gaya hidup yang lambat akan membuat seseorang berpikiran jauh lebih tenang. Hal inilah yang akan berpengaruh pada kualitas hidup tidur seseorang. Orang yang hidup jauh lebih lambat biasanya memiliki jam tidur lebih teratur.
3. Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi
Seseorang yang memiliki gaya hidup lambat biasanya jauh lebih fokus dan konsentrasi. Hal ini karena fokus dalam dirinya tidak terpecah dalam berbagai aktivitas lainnya. Oleh karena itu, pekerjaan yang dilakukan juga jauh lebih cepat.
4. Meningkatkan Kebahagiaan
Seseorang yang memiliki gaya hidup lambat juga berpengaruh pada tingkat kebahagiaannya. Mereka dengan gaya hidup ini cenderung tidak berpengaruh pada gaya hidup orang lain sehingga ia mampu menciptakan standar kebahagiaannya sendiri.
Cara Menerapkan Slow Living dalam Kehidupan
Gaya hidup slow living bisa diterapkan siapa saja mulai dari cara sederhana. Berikut ini cara menerapkannya!
1. Prioritaskan Waktu Bagi Diri Sendiri
Mulailah untuk melakukan aktivitas yang membuat diri sendiri jauh lebih tenang seperti olahraga, memasak, membaca buku, dan sebagainya. Meskipun bekerja dan aktivitas padat setiap harinya, jangan lupa untuk selalu membuat diri juga merasa bahagia.
2. Menghargai Setiap Proses
Perlu bagi kita untuk bisa menghargai setiap proses yang ada. Jangan terlalu melihat pencapaian orang lain yang terkadang membuat diri merasa iri. Tapi tetaplah fokus pada tujuan dan apa yang ingin dicapai bagi diri sendiri.
Setiap orang memiliki proses yang tidak sama. Maka dari itu, hargai setiap langkah kecil yang kita ciptakan namun tetap berjalan dan tidak menyerah.
3. Mengurangi Penggunaan Teknologi yang Tidak Penting
Penggunaan teknologi memang bagus. Namun ada kalanya kita perlu untuk mengurangi penggunaannya supaya tidak ketergantungan. Kita juga perlu menyaring segala informasi dengan bijak. Jangan sampai teknologi justru yang mengendalikan kita dalam bersikap dan mengambil keputusan.
Itulah tadi pembahasan mengenai manfaat dan cara menerapkan slow living dalam kehidupan. Hidup lambat dan santai bukan berarti tidak melakukan apa-apa. Terkadang justru hal itu sangat diperlukan supaya kehidupan manusia bisa berjalan dengan seimbang.
Baca Juga: Cara Mengubah Pola Pikir Cerdas
Penulis: Suci Wulandari




