Suara Online
  • Beranda
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
Subscribe
Suara OnlineSuara Online
Aa
Search
  • Pages
    • Home
    • Blog Index
    • Contact Us
    • Search Page
    • 404 Page
  • Categories
  • Personalized
    • My Saves
    • My Feed
    • My Interests
    • History
Follow US
Rahasia Penulis Artikel Menghadapi Writer's Block: Tips Sederhana dalam Menghadapinya

Beranda – penulis artikel – Rahasia Penulis Artikel Menghadapi Writer’s Block: Tips Sederhana dalam Menghadapinya

ArtikelGaya Hidup

Rahasia Penulis Artikel Menghadapi Writer’s Block: Tips Sederhana dalam Menghadapinya

Annisa Adelina
Annisa Adelina
Share
SHARE

Suaraonline.com – Penulisan yang bergerak cepat dan serba digital, writer block menjadi musuh besar bagi penulis artikel.

Meski kondisi ini terlihat sederhana, tetapi bisa membuat seorang penulis sulit menuangkan ide, bahkan ketika deadline semakin dekat. 

Rahasia Penulis Artikel Menghadapi Writer Block

Pertama, banyak penulis artikel mencoba keluar sebentar dari rutinitas menulis untuk “menyegarkan kepala”. Ini disebut jeda sejenak, bukan untuk melarikan diri agar otak kembali rileks. 

Misalnya dengan meregangkan pinggang, membuat minuman hangat, melihat luar jendela, atau berjalan sebentar sudah cukup untuk memicu ide baru kembali muncul.

Kedua, mengganti suasana juga menjadi cara yang sering berhasil. 

Penulis yang mengalami writer block biasanya mencoba pindah tempat menulis. Kamu bisa mencoba ke kafe, ruang tamu, atau meja lain

Diharapkan perubahan visual ringan dapat merangsang kreativitas yang awalnya macet. Lingkungan yang baru bisa memberi suasana berbeda sehingga otak lebih mudah memproses ide.

Ketiga, membaca ulang tulisan sebelumnya atau buka draft yang lama dapat membantu membuka alur berpikir. Tujuannya untuk membuat otak terangsang dan rileks. 

Keempat, sebagian penulis artikel memilih menulis tanpa menilai dulu. Artinya, selama proses menulis jangan melakukan multitasking dengan terus mengedit yang dapat mendistraksi ide pada otak.

Teknik ini membuat otak terasa bebas menuangkan apa pun tanpa takut salah. Setelah alurnya terbentuk, barulah proses editing dilakukan. Cara ini sangat membantu memecah kebuntuan ketika otak terasa penuh.

Kelima, mendengarkan musik tertentu juga cukup membantu. Ritme yang menenangkan membuat fokus lebih stabil, sehingga ide mengalir lebih lancar meski sedang stuck. 

Musik lembut atau instrumental sering menjadi pilihan utama para penulis.

Kelima, selama masa writers block kamu bisa mengisinya dengan tetap produktif membaca tulisan orang lain, sebagai referensi. 

writer block bukan tanda penulis tidak kompeten, melainkan bagian alami dari proses kreatif. Jadi, itulah rahasia kecil  penulis artikel dalam menghadapi writers block. 

Baca Juga: Dinamika Penulis Artikel Online: Cara Penulis Artikel Menjaga Kreativitasnya Dalam Menulis

Editor : Annisa Adelina Sumadillah

TAGGED: penulis artikel, cara mengatasi writers block, penulis artikel menghadapi writers block
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified Blog

Seedbacklink

Rumah Anak Surga

Hotel Karantina Qur’an

Rental Motor Semarang

You Might Also Like

Mengenal Fragile Masculinity: Ketika Pria Gagal Menjadi Pria Sejati dan Kenali 5 Ciri-cirinya!
Gaya Hidup

Mengenal Fragile Masculinity: Ketika Pria Gagal Menjadi Pria Sejati dan Kenali 5 Ciri-cirinya!

4 Min Read
Cara Mengontrol Ekspektasi Cinta agar Terhindar dari Hopeless Romantic
ArtikelGaya Hidup

Cara Mengontrol Ekspektasi Cinta agar Terhindar dari Hopeless Romantic

2 Min Read
Cara Memprioritaskan Diri Sendiri agar Tidak Terjebak Hopeless Romantic
ArtikelGaya Hidup

Cara Memprioritaskan Diri Sendiri agar Tidak Terjebak Hopeless Romantic

2 Min Read
Bahaya! Ternyata Ini Dampak Negatif Hopeless Romantic
ArtikelGaya Hidup

Bahaya! Ternyata Ini Dampak Negatif Hopeless Romantic

2 Min Read
Suara Online

Suaraonline.com : The voice of netizen

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy Police
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?