Suara Online
  • Beranda
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
Subscribe
Suara OnlineSuara Online
Aa
Search
  • Pages
    • Home
    • Blog Index
    • Contact Us
    • Search Page
    • 404 Page
  • Categories
  • Personalized
    • My Saves
    • My Feed
    • My Interests
    • History
Follow US
Tragedi Bocah SD NTT Bikin Pemerintah Mesti Evaluasi Fokus Kebijakan Pendidikan, Kritik Besar Dialamatkan pada MBG

Beranda – Pendidikan Indonesia – Tragedi Bocah SD NTT Bikin Pemerintah Mesti Evaluasi Fokus Kebijakan Pendidikan, Kritik Besar Dialamatkan pada MBG

BeritaInformasi

Tragedi Bocah SD NTT Bikin Pemerintah Mesti Evaluasi Fokus Kebijakan Pendidikan, Kritik Besar Dialamatkan pada MBG

Salsabila Humairo Azzahro
Salsabila Humairo Azzahro
Share
Tragedi Bocah SD NTT Bikin Pemerintah Mesti Evaluasi Fokus Kebijakan Pendidikan, Kritik Besar Dialamatkan pada MBG
SHARE

Suara Online, NTT – Tragedi seorang bocah SD yang diduga mengakhiri hidupnya karena tak mampu membeli buku dan pena kembali memantik kritik tajam terhadap arah kebijakan pemerintah dalam sektor pendidikan. 

Kejadian ini membuka diskusi luas mengenai prioritas anggaran negara di tengah fokus besar pada program yang relatif baru, yaitu Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut kritik yang berkembang di masyarakat dan kalangan akademisi, alokasi anggaran MBG yang sangat besar dinilai justru mengaburkan kebutuhan paling dasar pendidikan anak Indonesia. 

Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026, pemerintah mengalokasikan hingga Rp335 triliun untuk MBG, atau sekitar 44 persen dari total anggaran pendidikan yang mencapai Rp757,8 triliun, menurut data yang dikutip media nasional NU Online.

Program yang digagas untuk meningkatkan asupan gizi anak sekolah ini memang memiliki tujuan positif, yakni mendukung kesehatan dan keberlanjutan tumbuh kembang anak di sekolah. 

Namun kritik mengemuka karena sebagian besar anggaran pendidikan justru terfokus pada program tersebut, sementara isu-isu mendasar seperti akses pendidikan layak, sarana belajar, hingga kesejahteraan keluarga miskin masih terus jadi persoalan di lapangan.

Sejumlah mahasiswa dan pemerhati pendidikan menyebutkan bahwa prioritas MBG tidak sepenuhnya menjawab akar persoalan pendidikan di Indonesia. 

Menurut mereka, anggaran yang besar seharusnya bisa dialokasikan lebih merata untuk meningkatkan fasilitas sekolah, pelatihan guru, dan bantuan langsung kepada siswa dari keluarga kurang mampu.

Tragedi bocah SD ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi kembali skala prioritas dalam penggunaan anggaran pendidikan.

Masyarakat menilai fokus kebijakan tidak boleh hanya pada satu program besar, tetapi harus memastikan bahwa kebutuhan pendidikan paling mendasar seperti kesempatan belajar yang layak, aman, dan inklusif benar-benar terpenuhi di seluruh pelosok negeri.

Pengamat pendidikan menekankan bahwa alokasi anggaran seharusnya memperhatikan keseimbangan antara program intervensi jangka panjang dan akses pendidikan dasar. Tanpa kebijakan yang tepat, potret pendidikan Indonesia justru akan semakin tidak berimbang.

Baca Juga : Mengiris Hati! Bocah SD Akhiri Hidup Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena, Potret Pendidikan Indonesia yang Memprihatinkan

TAGGED: Pendidikan Indonesia, Kritik MBG, Tragedi Bocah Bundir
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified Blog

Seedbacklink

Rumah Anak Surga

Hotel Karantina Qur’an

Rental Motor Semarang

You Might Also Like

Mobil Lawan Arah di Perempatan Pasar Kambing Semarang, Pengguna Jalan Terancam
BeritaInformasi

Mobil Lawan Arah di Perempatan Pasar Kambing Semarang, Pengguna Jalan Terancam

2 Min Read
Kecelakaan Truk di Tol Bawen–Semarang, Lalu Lintas Sempat Terganggu
BeritaInformasi

Kecelakaan Truk di Tol Bawen–Semarang, Lalu Lintas Sempat Terganggu

1 Min Read
Rekomendasi Kuliner di Solo: Prasmanan Oseng Ambil Sepuasnya, Harga Mulai Rp 8 Ribuan Aja!
BeritaInformasi

Rekomendasi Kuliner di Solo: Prasmanan Oseng Ambil Sepuasnya, Harga Mulai Rp 8 Ribuan Aja!

1 Min Read
Curah Hujan Tinggi, Warga Jalan Muktiharjo Raya Semarang Sebut Banjir “Even” Mingguan
BeritaInformasi

Curah Hujan Tinggi, Warga Jalan Muktiharjo Raya Semarang Sebut Banjir “Even” Mingguan

2 Min Read
Suara Online

Suaraonline.com : The voice of netizen

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy Police
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?