Suara Online, Aceh – Suasana haru sekaligus penuh semangat tergambar dalam unggahan video akun Instagram rumahzakatacehofficial yang dibagikan sekitar sepekan lalu.
Video tersebut memperlihatkan momen masyarakat di Aceh yang menjalankan ibadah tarawih pertama di lokasi pengungsian.
Dalam tayangan itu, terlihat warga melaksanakan salat tarawih di tempat ibadah sementara yang dibangun di area posko.
Meski dalam keterbatasan fasilitas, pelaksanaan ibadah berlangsung dengan khusyuk.
Beberapa potret dalam video menunjukkan dua anak kecil berlarian di sekitar posko pengungsian.
Di sisi lain, tampak dua remaja bersiap menuju tempat ibadah darurat untuk mengikuti salat tarawih berjamaah.
Sejumlah anak-anak juga terlihat ceria berada di area tempat ibadah sementara tersebut.
Senyum dan tawa mereka menjadi gambaran bahwa semangat Ramadan tetap tumbuh di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih.
Pelaksanaan tarawih yang berlangsung tertib dan khusyuk itu mencerminkan kuatnya semangat ibadah masyarakat, meskipun mereka tengah menghadapi keterbatasan tempat tinggal dan fasilitas akibat bencana yang terjadi sebelumnya.
Unggahan tersebut pun menuai respons positif dari warganet. Banyak yang mengaku terharu melihat keteguhan warga dalam menjalankan ibadah di tengah situasi sulit.
Momen ini menjadi pengingat bahwa dalam kondisi tersulit sekalipun, semangat untuk beribadah dan bersyukur tetap dapat dijaga.
Ramadan bagi warga di pengungsian bukan hanya tentang keterbatasan, tetapi juga tentang ketabahan dan harapan.
Baca Juga : Dua Education Influencer Ajak Anak-anak Terdampak Banjir di Aceh Belajar Bersama




