Blora, 6 April 2026 — Yayasan Al-Fatihah menargetkan produksi dan distribusi sebanyak 500.000 mushaf Al-Qur’an setiap tahun ke berbagai wilayah di Indonesia. Kabupaten Blora menjadi salah satu daerah penerima dalam program tersebut, dengan total penyaluran sebanyak 16.000 mushaf.
Program ini merupakan bagian dari kegiatan safari Ramadhan Yayasan Al-Fatihah yang telah menjangkau sejumlah daerah. Blora tercatat sebagai kabupaten ke-11 yang dikunjungi dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Pembina Yayasan Al-Fatihah, H. Bambang Eko Purnomo, menyampaikan bahwa target distribusi mushaf dalam skala besar ini bertujuan untuk memperluas akses masyarakat terhadap Al-Qur’an di berbagai daerah.
“Setiap tahun kami menargetkan bisa mencetak dan menyalurkan hingga 500 ribu mushaf Al-Qur’an ke seluruh Indonesia. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang bisa memiliki dan membaca Al-Qur’an dengan lebih mudah,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemilihan Blora sebagai salah satu titik distribusi tidak lepas dari posisinya yang strategis sebagai wilayah perbatasan.
“Blora ini berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kami berharap dari sini manfaatnya bisa menyebar lebih luas dan membawa keberkahan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., mengapresiasi program distribusi mushaf yang dilakukan Yayasan Al-Fatihah di wilayahnya.
“Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan 16.000 mushaf Al-Qur’an ini. Program ini sangat membantu masyarakat dan diharapkan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Blora akan mengawal proses distribusi agar tepat sasaran dengan melibatkan pemerintah kecamatan dan Kementerian Agama.
“Kami akan pastikan penyalurannya berjalan dengan baik, sehingga mushaf ini benar-benar sampai ke masjid dan musala yang membutuhkan di seluruh wilayah Blora,” tambahnya.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pertemuan Sekretariat Daerah Kabupaten Blora tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Blora, para camat se-Kabupaten Blora, jajaran pemerintah daerah, serta perwakilan Kementerian Agama.
Selain program distribusi mushaf Al-Qur’an, Yayasan Al-Fatihah juga menjalankan berbagai program sosial lainnya, seperti wakaf sumur untuk daerah yang mengalami krisis air, penyediaan truk pengolahan air minum, serta program sosial kemanusiaan lainnya.
Melalui program ini, diharapkan distribusi mushaf Al-Qur’an dapat terus menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai daerah, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan sosial.




