Suara OnlineYayasan Alfatihah bersama Pemerintah Kota Semarang menggelar penyaluran santunan bagi 1.000 anak yatim piatu sekaligus peluncuran Aplikasi E-Sankem (Elektronik Santunan Kematian) di Kota Semarang, Kamis (25/6).  

Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah dan lembaga sosial dalam memperkuat kepedulian terhadap masyarakat, sekaligus menghadirkan inovasi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Acara dihadiri Wali Kota Semarang Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., Kepala Dinas Sosial Kota Semarang Moh. Agus Junaidi, S.Kom., M.M., M.Ling., Perwakilan Yayasan Alfatihah H. Bambang Eko Purnomo, S.E., S.H., M.M., jajaran Pemerintah Kota Semarang, tokoh masyarakat, serta 1.000 anak yatim piatu beserta pendamping.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan dari H. Bambang Eko Purnomo, S.E., S.H., M.M. selaku perwakilan Yayasan Alfatihah. 

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kepedulian terhadap anak yatim merupakan amanah bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.  

Ia menambahkan, Yayasan Alfatihah berkomitmen untuk terus memperluas manfaat melalui berbagai program sosial dan kemitraan strategis dengan pemerintah daerah agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Kami ingin turut membantu Pemerintah Kota Semarang dalam upaya menyejahterakan masyarakat. Kepedulian yang ditunjukkan Ibu Wali Kota kepada seluruh warga menjadi semangat bagi kami untuk terus berkolaborasi menghadirkan manfaat bagi masyarakat Kota Semarang,” ujar Bambang. 

Acara dilanjutkan dengan laporan penyelenggara sekaligus sambutan dari Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Moh. Agus Junaidi, S.Kom., M.M., M.Ling., yang memaparkan pelaksanaan program sekaligus memperkenalkan Aplikasi E-Sankem (Elektronik Santunan Kematian) sebagai inovasi digital untuk mempermudah layanan santunan kematian di Kota Semarang.

Selanjutnya, Wali Kota Semarang Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Kota Semarang dan Yayasan Alfatihah. 

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat perlindungan sosial sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Yayasan Alfatihah selama ini terus mencurahkan perhatian yang besar bagi masyarakat Kota Semarang. Karena itu kami menyambut baik kolaborasi ini, termasuk ketika Yayasan Alfatihah berinisiatif menyalurkan Al-Qur’an untuk masjid-masjid di Kota Semarang. Kepedulian seperti inilah yang ingin terus kita bangun bersama,” ujar Agustina. 

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama, penyerahan simbolis bantuan sembako kepada perwakilan penerima manfaat, peluncuran Aplikasi E-Sankem, serta pembagian santunan kepada 1.000 anak yatim piatu.

Kolaborasi antara Pemerintah Kota Semarang dan Yayasan Alfatihah menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dan inovasi pelayanan publik dapat berjalan beriringan. Melalui penyaluran santunan bagi 1.000 anak yatim piatu dan peluncuran Aplikasi E-Sankem, kedua pihak berharap dapat memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus menghadirkan layanan sosial yang semakin mudah, cepat, transparan, dan tepat sasaran. 

Baca Juga: Menempuh Ratusan Kilometer Demi Santri, Tim Ekspedisi Quran Lanjutkan Perjalanan ke Lampung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *