Suara Online
  • Beranda
  • Berita
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
Subscribe
Suara OnlineSuara Online
Aa
Search
  • Pages
    • Blog Index
    • Contact Us
    • Search Page
    • 404 Page
  • Categories
  • Personalized
    • My Saves
    • My Feed
    • My Interests
    • History
Follow US
Quiet Quitting Mulai Ramai di Indonesia, Banyak Karyawan Pilih Kerja Sesuai Gaji 

Beranda – indonesia – Quiet Quitting Mulai Ramai di Indonesia, Banyak Karyawan Pilih Kerja Sesuai Gaji 

ArtikelGaya HidupInformasi

Quiet Quitting Mulai Ramai di Indonesia, Banyak Karyawan Pilih Kerja Sesuai Gaji 

Salsabila Humairo Azzahro
Salsabila Humairo Azzahro 4 Views
Share
Quiet Quitting Mulai Ramai di Indonesia, Banyak Karyawan Pilih Kerja Sesuai Gaji 
SHARE

Suara Online – Fenomena “quiet quitting” mulai ramai dibahas di media sosial Indonesia, terutama di kalangan pekerja muda.

Contents
“Kerja Sesuai Gaji” Viral di Media SosialGenerasi Muda Mulai Prioritaskan Work-Life BalanceBudaya Hustle Mulai DipertanyakanDunia Kerja Dinilai Sedang Berubah

Istilah ini digunakan untuk menggambarkan karyawan yang memilih bekerja sesuai tugas dan jam kerja tanpa mengambil beban tambahan di luar tanggung jawab utama mereka.

Meski memakai kata “quitting”, fenomena ini bukan berarti resign diam-diam. Banyak pekerja tetap menjalankan pekerjaan seperti biasa, tetapi mulai menolak budaya kerja berlebihan.

“Kerja Sesuai Gaji” Viral di Media Sosial

Di TikTok dan X, quiet quitting sering disebut dengan istilah “kerja sesuai gaji.”

Banyak pengguna media sosial merasa fenomena ini muncul karena pekerja mulai lelah dengan budaya hustle yang menuntut produktivitas berlebihan.

Sebagian netizen mendukung pola kerja tersebut karena dianggap lebih sehat secara mental dan membantu menjaga keseimbangan hidup.

Namun ada juga yang mengkritik karena dianggap menurunkan semangat kerja dan produktivitas.

Generasi Muda Mulai Prioritaskan Work-Life Balance

Fenomena quiet quitting dinilai semakin populer karena generasi muda kini lebih terbuka membicarakan burnout dan kesehatan mental.

Banyak pekerja mulai merasa pekerjaan tidak seharusnya mengorbankan waktu pribadi atau kondisi mental mereka.

Karena itu, semakin banyak anak muda yang memilih menjaga batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Budaya Hustle Mulai Dipertanyakan

Beberapa tahun lalu, budaya hustle atau kerja terus-menerus sempat dianggap sebagai simbol kesuksesan.

Namun sekarang, banyak pekerja mulai mempertanyakan pola kerja tersebut karena dianggap memicu stres dan kelelahan.

Media sosial ikut mempercepat pembahasan ini karena pengalaman buruk di tempat kerja lebih mudah viral dan menjadi diskusi publik.

Dunia Kerja Dinilai Sedang Berubah

Ramainya pembahasan quiet quitting menunjukkan bahwa pola pikir dunia kerja mulai berubah.

Banyak pekerja kini tidak lagi hanya mengejar produktivitas, tetapi juga kenyamanan kerja dan kesehatan mental.

Fenomena ini diperkirakan masih akan terus berkembang, terutama di kalangan pekerja muda Indonesia.

TAGGED: indonesia, Gaji, Karyawan, Quiet Quitting
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Verified Blog

Seedbacklink

Rumah Anak Surga

Hotel Karantina Qur’an

Rental Motor Semarang

You Might Also Like

Kenapa Gen Z Takut Angkat Telepon? Fenomena Ini Ramai Dibahas di Media Sosial 
ArtikelInformasi

Kenapa Gen Z Takut Angkat Telepon? Fenomena Ini Ramai Dibahas di Media Sosial 

3 Min Read
Pendukung Prabowo Ramai Bela Pernyataan soal Dollar
ArtikelBeritaInformasi

Pendukung Prabowo Ramai Bela Pernyataan soal Dollar

4 Min Read
Netizen Seret Isu Makan Bergizi Gratis usai Video Prabowo soal Dollar Viral di TikTok dan X
ArtikelBeritaInformasi

Netizen Seret Isu Makan Bergizi Gratis usai Video Prabowo soal Dollar Viral di TikTok dan X

4 Min Read
Ucapan Prabowo soal Dollar Mendadak Viral di Media Sosial
BeritaInformasi

Ucapan Prabowo soal Dollar Mendadak Viral di Media Sosial

4 Min Read
Suara Online

Suaraonline.com : The voice of netizen

  • Tentang Kami
  • Sitemap
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Police
Welcome Back!

Sign in to your account


Lost your password?