Suara Online, Lampung – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lampung Selatan menyampaikan apresiasi atas penyaluran 12.000 mushaf Al-Qur’an melalui Program Ekspedisi Qur’an.
Penyaluran ini merupakan bagian dari Gerakan AGUS ke-4 yang digelar Yayasan Alfatihah bersama Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Provinsi Lampung.
Pengurus Cabang NU Kabupaten Lampung Selatan, Nur Mahfud, menilai program tersebut menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan pondok pesantren, terutama yang berada di wilayah pedesaan dan jauh dari pusat kota. Menurutnya, masih banyak lembaga pendidikan Islam di daerah yang membutuhkan dukungan sarana belajar Al-Qur’an yang memadai.
“Luar biasa, terima kasih ada perhatian untuk pondok pesantren khususnya. Harapan saya ini bisa dilanjutkan dan dikembangkan sampai ke desa-desa,” ujar Nur Mahfud, Senin (15/6/2026).
Menurut Nur Mahfud, pemerataan akses terhadap sarana pembelajaran Al-Qur’an menjadi faktor penting dalam mendukung kualitas pendidikan Islam di daerah. Keberadaan mushaf yang layak, kata dia, sangat dibutuhkan santri untuk menunjang kegiatan mengaji sehari-hari.

Gerakan AGUS ke-4 mendistribusikan 12.000 mushaf Al-Qur’an ke berbagai wilayah di Provinsi Lampung. Penyaluran ini merupakan hasil kolaborasi Yayasan Alfatihah bersama RMI NU Provinsi Lampung untuk mendukung pemerataan akses pendidikan Islam.
Ia optimistis distribusi ini turut memperkecil kesenjangan fasilitas pendidikan keagamaan antara kota dan desa.
“Harapan kami, program seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi bisa terus berkembang dan menjangkau pondok pesantren hingga ke desa-desa yang masih membutuhkan,” katanya.
Apresiasi PCNU Lampung Selatan ini menunjukkan distribusi Al-Qur’an bukan sekadar bantuan sarana pendidikan, melainkan bentuk kepedulian bersama untuk memperkuat pendidikan Islam dan melahirkan generasi Qurani di pelosok daerah.
Baca juga Tim Ekspedisi Quran Berangkat Bawa 12.000 Al-Qur’an untuk Santri Lampung




