Suaraonline.com – Saat ini, media sosial sudah sebuah kebutuhan yang tidak bisa terpisahkan bagi seluruh umat manusia. Namun, pernahkah terpikirkan jika penggunaan layar digital yang berlebihan justru akan membawa dampak negatif.
Screen time yang berlebihan akan memicu dampak kesehatan seperti mata minus dan penurunan daya ingat pada otak. Meskipun memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan, tetapi jika tidak digunakan dengan bijak justru akan membawa kerugian.
Jenis-jenis Screen Time
Berikut ini adalah jenis-jenis dari screen time yang wajib untuk diketahui:
1. Screen Time Pasif
Screen time ini merupakan sebuah aktivitas tanpa adanya sebuah interaksi aktif seperti menonton televisi atau film.
2. Screen Time Interaktif
Screen time jenis ini merupakan penggunaan layar digital dengan aktif melakukan interaksi kepada manusia seperti mabar mobile legend atau game online lainnya.
3. Screen Time Edukatif
Screen time jenis ini merupakan penggunaan layar digital yang bertujuan untuk mencari sebuah informasi maupun edukasi.
4. Screen Time Produktif
Screen time ini bertujuan untuk sekedar mengerjakan tugas atau melakukan hal-hal produktif seperti untuk bekerja dan mengerjakan tugas sekolah atau kuliah.
Durasi Screen Time yang Baik
Sebenarnya tidak ada durasi yang tepat dalam melakukan screen time. Namun bukan berarti batasan dalam pengguananya tidak kita buat. Kita tetap wajib membuat batasan agar tidak menggunakan layar digital secara berlebihan.
Kita tetap harus bisa melakukan aktivitas dan kegiatan yang menunjang produktivitas sehari-hari. WHO juga telah menetapkan jika anak dibawah usia 1 tahun sampai 1 tahun tidak diperbolehkan untuk terpapar layar digital.
Selain itu, anak yang berusia 2 sampai 4 tahun hanya diperbolehkan menatap layar digital tidak melebihi dari 1 jam perharinya. Batasan tersebut diciptakan agar kita tetap bisa menjaga kesehatan tubuh dan mental.
Dampak Screen Time Berlebihan
Segala sesuatu yang berlebihan bisa membawa dampak negatif tak terkecuali dalam penggunaan sosial media. Berikut ini adalah dampak penggunaan layar digital yang berlebihan:
1. Merusak Kesehatan Mata
Pengunaan layar digital yang berlebihan akan sangat mempengaruhi kesehatan mata terutama jika sering menatap layar gadget, laptop, tablet, televisi, maupun komputer di tempat yang pencahayaannya kurang dan mata juga akan lebih mudah lelah.
Sinar biru yang dihasilkan dari layar lama kelamaan dapat merusak kesehatan mata seperti menyebabkan mata minus, plus, atau juga silinder. Selain itu, cahayanya juga bisa menyebabkan otak mudah kehilangan fokus sehingga seringkali pusing kepala.
2. Gangguan pada Pola Tidur
Penggunaan layar digital yang berlebihan juga akan mempengaruhi pola tidur manusia. Menurut penelitian, penggunaan layar digital yang berlebihan akan menganggu produksi hormon melatonin yang memiliki peran penting dalam regulasi tidur.
3. Kurangnya Kemampuan Bersosialisasi
Ketika seseorang hanya fokus terhadap layar digital dan berlebihan, maka orang tersebut cenderung kurang memiliki kemampuan untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain. Tak hanya itu, biasanya juga mereka kurang memiliki empati.
Selain itu dampak lainnya yaitu orang tersebut akan seringkali membatasi dirinya untuk berbicara dengan orang lain karena mereka lebih fokus terhadap dunia virtualnya. Hal tersebut akhirnya membuat seseorang memiliki jiwa anti sosial.
4. Membuat Seseorang Malas Berpikir
Pengunaan layar digital yang berlebihan juga akan membuat seseorang malas untuk berpikir. Hal itu disebabkan karena seseorang terlalu bergantung pada dunia digitalnya sehingga kemampuan berpikirnya menjadi lebih berkurang.
Adanya kemudahan fitur yang ada di alat digital akan membuat seseorang selalu menggunakannya tanpa adanya batasan. Kemudahan tersebut yang membuat seseorang malas untuk berpikir kreatif dan berimajinasi.
5. Gangguan Kesehatan Mental
Penggunaan layar digital yang berlebihan juga bisa mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Menurut penelitian, orang yang berlebihan menggunakan sosial media dan menghabiskan waktu untuk hal yang tidak penting maka bisa membuatnya lebih mudah depresi.
Itulah tadi mengenai jenis-jenis, durasi screen time yang baik dan juga dampak screen time yang berlebihan. Penggunaan layar digitalmerupakan bagian yang tidak bisa dihindari dalam membantu segala aktivitas kehidupan sehari-hari.
Namun alangkah baiknya kita juga harus bisa menggunakan hal tersebut secara bijak dan menyaring segala informasinya dengan baik.
Sebagai generasi yang melek terhadap dunia digital, kita juga perlu memberikan batasan waktu, menciptakan kebiasaan sehat, dan juga dapat mengatasi dampak dari penggunaan layar digital yang berlebihan dengan baik.
Dengan menyadari berbagai dampak negatif yang terjadi dari penggunaan layar digital yang berlebihan, kita bisa lebih mengantisipasi apabila ada hal-hal merugikan yang terjadi. Kesehatan tetaplah menjadi yang utama dan perlu diperhatikan.
Baca Juga: 10 Aktivitas untuk Mengurangi Screen Time bagi Orang Dewasa