Suaraonline.com – Hidup sebagai anak rantau tidak hanya menuntut kemandirian secara fisik, tetapi juga harus memiliki kemandirian dan keterampilan komunikasi yang baik. Berada jauh dari keluarga membuat anak rantau harus membangun lingkungan baru dari nol.
Dalam proses ini, keterampilan komunikasi menjadi bekal penting yang sering kali menentukan seberapa baik seseorang bisa bertahan dan berkembang di tempat baru.
Alasan Pentingnya Keterampilan Komunikasi bagi Anak Rantau
Pertama, keterampilan ini dibutuhkan agar anak rantau mampu beradaptasi dan bergaul dengan orang-orang dari beragam latar belakang, budaya, dan kebiasaan. Lingkungan baru seringkali memiliki pola komunikasi yang berbeda dengan daerah asal.
Dengan kemampuan berkomunikasi yang baik, anak rantau dapat lebih mudah menyesuaikan diri tanpa merasa terasing atau salah tempat.
Kedua, keterampilan komunikasi membantu anak rantau berinteraksi dan mengungkapkan pikiran maupun perasaan secara jelas. Banyak masalah di perantauan berawal dari kesalahpahaman, baik di lingkungan kerja, tempat tinggal, maupun pertemanan.
Kemampuan menyampaikan pendapat dengan tenang dan jelas akan mengurangi konflik yang tidak perlu serta membuat hubungan sosial berjalan lebih sehat.
Ketiga, keterampilan komunikasi berperan penting dalam mendapatkan dan mengembangkan relasi. Anak rantau sangat bergantung pada jaringan sosial untuk bertahan hidup, mulai dari teman, rekan kerja, hingga komunitas.
Komunikasi yang baik membuka peluang untuk membangun kepercayaan, kerja sama, dan dukungan emosional yang sangat dibutuhkan saat jauh dari rumah. Bahkan dalam situasi terdesak misalnya sedang sakit, relasi pertemanan yang dibentuk akan sangat membantu.
Lebih dari sekadar kemampuan berbicara, keterampilan komunikasi juga mencakup kemampuan mendengar, memahami sudut pandang orang lain, dan menghargai perbedaan. Inilah yang membuat anak rantau tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang matang dan adaptif.
Dengan memiliki keterampilan komunikasi yang baik, anak rantau akan lebih percaya diri menjalani hidup di lingkungan baru serta mampu membangun relasi yang bermakna dan berkelanjutan.
Baca Juga: Apa Iya Stres Menjadi Sebab Jerawat? Ini Dia Jawabannya!
Editor: Annisa Adelina Sumadillah.




