Suara Online – Menyembelih hewan kurban bukan sekadar memotong hewan saat Hari Raya Idul Adha. Dalam Islam, terdapat tata cara dan adab tertentu yang perlu diperhatikan agar ibadah kurban sah serta sesuai syariat.
Karena itu, penting bagi umat Muslim memahami proses penyembelihan hewan kurban yang benar, mulai dari persiapan hingga doa yang dianjurkan saat menyembelih.
1. Pastikan Hewan Kurban Memenuhi Syarat
Sebelum disembelih, hewan kurban harus memenuhi syarat sesuai ketentuan Islam, di antaranya:
- Hewan berupa kambing, domba, sapi, atau unta.
- Cukup umur sesuai syariat.
- Dalam kondisi sehat dan tidak cacat.
- Milik sendiri atau diperoleh dengan cara halal.
Hewan yang sakit parah, pincang, terlalu kurus, atau buta tidak sah dijadikan hewan kurban.
2. Gunakan Alat yang Tajam
Rasulullah SAW menganjurkan menggunakan pisau yang tajam agar proses penyembelihan berlangsung cepat dan tidak menyiksa hewan.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat ihsan dalam segala hal. Jika kalian menyembelih, maka sembelihlah dengan cara yang baik.”
(HR. Muslim)
Karena itu, alat sembelih harus dipersiapkan dengan baik sebelum proses penyembelihan dilakukan.
3. Membaringkan Hewan Menghadap Kiblat
Dalam pelaksanaannya, hewan kurban dianjurkan dibaringkan ke sisi kiri dan diarahkan menghadap kiblat. Posisi tersebut termasuk sunnah yang banyak dilakukan saat penyembelihan hewan kurban.
Selain itu, hewan juga dianjurkan diperlakukan dengan lembut dan tidak disakiti sebelum disembelih.
4. Membaca Basmalah dan Doa Menyembelih
Saat menyembelih hewan kurban, penyembelih dianjurkan membaca basmalah dan doa.
Berikut bacaan yang umum dibaca:
بِسْمِ اللهِ، اللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ
Latin:
Bismillahi Allahu Akbar, Allahumma hadza minka wa laka.
Artinya:
“Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, ini dari-Mu dan untuk-Mu.”
Doa tersebut menjadi bentuk niat dan penyerahan ibadah kurban kepada Allah SWT.
5. Memotong Saluran dengan Sempurna
Penyembelihan dilakukan dengan memotong saluran tenggorokan, saluran makanan, dan dua urat leher hewan agar proses penyembelihan sempurna dan hewan cepat mati.
Islam mengajarkan agar proses penyembelihan dilakukan secara cepat dan tidak menyiksa hewan kurban.
6. Distribusikan Daging dengan Amanah
Setelah penyembelihan selesai, daging kurban dianjurkan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, tetangga, kerabat, serta fakir miskin agar manfaat qurban dapat dirasakan lebih luas.
Karena itu, penting memilih layanan qurban yang amanah dan sesuai syariat agar seluruh proses pelaksanaan qurban berjalan dengan baik.
Melalui program Qurban Alfatihah, proses penyembelihan hewan kurban dilakukan sesuai syariat Islam dengan dokumentasi realtime dan distribusi yang tepat sasaran kepada masyarakat membutuhkan di berbagai daerah. Shohibul qurban juga mendapatkan katalog hewan lengkap berupa rincian bobot, foto, dan video sehingga pelaksanaan qurban menjadi lebih praktis, transparan, dan menenangkan.
Baca Juga: Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Lengkap dengan Niat dan Keutamaannya




