Suara Online, Semarang – Yayasan Alfatihah kembali menggelar Gerakan AGUS (Al-Qur’an dan Gizi untuk Santri) sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pendidikan sekaligus pemenuhan gizi para santri di Indonesia. Pada pelaksanaan program kali ini, Yayasan Alfatihah menyalurkan 2,1 ton beras dan 8.480 butir telur kepada 1.998 santri yang berada di 20 pondok pesantren di Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Program tersebut menjangkau 17 pondok pesantren di Kabupaten Temanggung dan 3 pondok pesantren di Kabupaten Magelang. Bantuan pangan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi para santri sehingga mereka dapat menjalani proses belajar, menghafal Al-Qur’an, dan aktivitas sehari-hari di lingkungan pesantren dengan lebih optimal.
Gerakan AGUS merupakan salah satu program Yayasan Alfatihah yang bertujuan mendukung lahirnya generasi santri yang sehat, berdaya, dan berakhlak Qur’ani. Program ini mengusung dua fokus utama, yaitu penguatan pendidikan Al-Qur’an dan pemenuhan gizi santri. Pada pelaksanaan kali ini, Gerakan AGUS difokuskan pada penyaluran bantuan gizi sebagai salah satu upaya mendukung aktivitas belajar para santri di lingkungan pesantren.

Dalam rangkaian kegiatan, Yayasan Alfatihah juga berdialog dengan para pengasuh pondok pesantren dan santri penerima manfaat. Salah satu pengasuh pondok pesantren menyampaikan apresiasi atas kepedulian Yayasan Alfatihah terhadap kebutuhan para santri.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Alfatihah karena para santri sangat terbantu dengan adanya Gerakan AGUS. Bantuan ini mendukung kebutuhan makan sehari-hari sehingga kegiatan belajar dapat berjalan dengan lancar. Harapan kami, para santri dapat menjadi santri yang berprestasi. Semoga Gerakan AGUS senantiasa diberkahi Allah SWT, terus memberikan manfaat, dan dapat membantu lebih banyak pesantren lainnya.”
Apresiasi juga disampaikan oleh salah seorang santri penerima manfaat. Menurutnya, bantuan yang diberikan melalui Gerakan AGUS memberikan semangat bagi para santri untuk terus belajar.
“Dengan adanya Gerakan AGUS, kebutuhan makan kami menjadi lebih terbantu sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Semoga Gerakan AGUS selalu diberikan kelancaran dan terus berjalan agar semakin banyak santri yang merasakan manfaatnya.”
Melalui Gerakan AGUS, Yayasan Alfatihah berharap kolaborasi dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan santri dapat terus terjalin. Program ini diharapkan menjadi ikhtiar bersama dalam mencetak generasi Qur’ani yang sehat, berprestasi, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap santri tidak hanya diwujudkan melalui dukungan terhadap pendidikan Al-Qur’an, tetapi juga melalui perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan gizi mereka. Dengan sinergi berbagai pihak, Yayasan Alfatihah berharap Gerakan AGUS dapat terus menjangkau lebih banyak pondok pesantren di berbagai daerah sehingga semakin banyak santri yang merasakan manfaatnya.
Penulis: Santi Puspita Ningrum
Baca Juga: Yayasan Alfatihah & RMI NU Lampung Sukses Gelar Gerakan AGUS Ke-4, Salurkan Ribuan Mushaf










