Suara Online
  • Beranda
  • Berita
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
Subscribe
Suara OnlineSuara Online
Aa
Search
  • Pages
    • Blog Index
    • Contact Us
    • Search Page
    • 404 Page
  • Categories
  • Personalized
    • My Saves
    • My Feed
    • My Interests
    • History
Follow US
Publik Minta Penanganan Kasus Chromebook Transparan

Beranda – Chromebook – Publik Minta Penanganan Kasus Chromebook Transparan

BeritaInformasi

Publik Minta Penanganan Kasus Chromebook Transparan

Salsabila Humairo Azzahro
Salsabila Humairo Azzahro 10 Views
Share
Publik Minta Penanganan Kasus Chromebook Transparan
SHARE

Suara Online – Kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek terus menjadi perhatian publik. Sejumlah pihak meminta proses hukum dilakukan secara transparan mengingat proyek tersebut menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar.

Berdasarkan laporan berbagai media nasional, proyek digitalisasi pendidikan tersebut dijalankan pada periode 2019–2022 dengan nilai mencapai hampir Rp10 triliun. Program itu sebelumnya ditujukan untuk mendukung pembelajaran daring selama pandemi Covid-19.

Namun, dalam perkembangannya, proyek pengadaan Chromebook disebut menimbulkan sejumlah persoalan. Seperti dilansir Tirto.id dan Liputan6, Kejaksaan Agung mendalami dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan perangkat.

Penyidik juga disebut menemukan sejumlah kejanggalan terkait penentuan spesifikasi perangkat dan mekanisme pelaksanaan proyek. Dugaan kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp1,98 triliun.

Pihak kuasa hukum Nadiem Makarim membantah tudingan tersebut dan menegaskan kebijakan digitalisasi pendidikan dilakukan untuk membantu proses belajar mengajar di masa pandemi.

“Semua langkah yang diambil bertujuan menjaga keberlangsungan pendidikan nasional,” demikian pernyataan pihak kuasa hukum seperti dikutip sejumlah media.

Pengamat pendidikan dan kebijakan publik menilai kasus ini harus menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan program pendidikan berbasis teknologi di Indonesia. Menurut mereka, kebijakan nasional harus disesuaikan dengan kondisi daerah agar program berjalan efektif.

Selain itu, sejumlah lembaga antikorupsi meminta aparat penegak hukum mengusut kasus tersebut secara profesional dan independen agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Hingga saat ini, proses penyidikan masih berlangsung di Kejaksaan Agung. Belum ada putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap terkait perkara tersebut.

Baca Juga : Adilkah Jika Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook?

TAGGED: Chromebook, Indonesia Tidak Baik-baik saja, Kasus Nadiem
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Verified Blog

Seedbacklink

Rumah Anak Surga

Hotel Karantina Qur’an

Rental Motor Semarang

You Might Also Like

Netizen Ramai Soroti Kasus Nadiem, Sebut Jasa Besarnya untuk Pendidikan dan Lapangan Kerja
BeritaInformasi

Netizen Ramai Soroti Kasus Nadiem, Sebut Jasa Besarnya untuk Pendidikan dan Lapangan Kerja

2 Min Read
Solidaritas Driver Gojek untuk Nadiem Mengalir di Tengah Sidang Kasus Chromebook
BeritaInformasi

Solidaritas Driver Gojek untuk Nadiem Mengalir di Tengah Sidang Kasus Chromebook

2 Min Read
Pengadaan Chromebook Disebut Rugikan Negara Triliunan Rupiah
BeritaInformasi

Pengadaan Chromebook Disebut Rugikan Negara Triliunan Rupiah

2 Min Read
Adilkah Jika Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook?
BeritaInformasi

Adilkah Jika Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook?

2 Min Read
Suara Online

Suaraonline.com : The voice of netizen

  • Tentang Kami
  • Sitemap
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Police
Welcome Back!

Sign in to your account


Lost your password?