SemarangAlfatihah Academy terus berkomitmen membekali para santri dengan keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan pelatihan bertajuk “Ngedit! Paham CapCut, Siap Jadi Santri Hebat” yang digelar pada Rabu (29/7/2026) di Surau Alfatihah.

Pelatihan ini diikuti oleh seluruh santri magang ikhwan Alfatihah Academy sebagai bagian dari penguatan kompetensi digital, khususnya dalam bidang penyuntingan video menggunakan aplikasi CapCut. Kegiatan menghadirkan Danu Wiarta, Santri Penerima Amanah Divisi Video Editor, sebagai pemateri yang membimbing peserta secara langsung melalui sesi teori dan praktik.

Perkembangan teknologi digital telah menjadikan kemampuan mengolah konten sebagai salah satu keterampilan penting bagi generasi muda. Video kini tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga menjadi sarana komunikasi, dokumentasi, edukasi, promosi, hingga penyampaian pesan kepada masyarakat secara lebih efektif.

Menyadari pentingnya kemampuan tersebut, Alfatihah Academy memandang bahwa santri perlu memiliki keterampilan dalam mendokumentasikan berbagai aktivitas pembelajaran, pembinaan, pengabdian, maupun kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren secara menarik dan informatif.

Melalui pelatihan ini, peserta diperkenalkan dengan berbagai fitur dasar CapCut, mulai dari proses mengimpor bahan video, memilih dan memotong klip, menyusun alur cerita, menambahkan teks, musik, transisi, efek visual, hingga mengekspor hasil akhir menjadi video yang siap dipublikasikan.

Tidak hanya berfokus pada aspek teknis, materi juga menekankan pentingnya menyusun alur video yang runtut agar pesan yang disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh audiens. Pendekatan praktik langsung membuat para santri dapat segera menerapkan materi yang diperoleh melalui pembuatan video sederhana dari bahan yang telah disiapkan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Alfatihah Academy untuk mendorong santri tidak sekadar menjadi pengguna media sosial, tetapi juga menjadi kreator yang mampu menghasilkan konten digital yang positif, edukatif, dan bermanfaat.

“Keterampilan mengedit video saat ini menjadi salah satu kompetensi yang sangat dibutuhkan. Melalui pelatihan ini kami berharap santri mampu mendokumentasikan berbagai kegiatan Alfatihah secara lebih menarik sekaligus menyebarkan nilai-nilai kebaikan melalui media digital,” ujar Danu Wiarta saat memberikan materi.

Selama pelatihan, peserta juga diajak memahami bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab. Penggunaan media sosial diarahkan bukan hanya sebagai sarana konsumsi informasi, tetapi juga sebagai media dakwah, edukasi, serta publikasi kegiatan pesantren yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Melalui pelatihan ini, Alfatihah Academy menargetkan lahirnya santri-santri yang memiliki kemampuan dasar dalam penyuntingan video, mampu menghasilkan karya digital secara mandiri, serta siap berkontribusi dalam berbagai kebutuhan dokumentasi, publikasi, dan promosi program-program Alfatihah Academy.

Selain menghasilkan karya video sederhana sebagai hasil praktik, pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kreativitas, ketelitian, rasa percaya diri, serta kemampuan bekerja secara sistematis dalam mengolah sebuah konten visual.

Dengan mengangkat tema “Pelatihan Ngedit! Paham CapCut, Siap Jadi Santri Hebat”, Alfatihah Academy kembali menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi santri yang tidak hanya unggul dalam pembelajaran keislaman, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana menyebarkan inspirasi, ilmu, serta nilai-nilai kebaikan kepada masyarakat luas.

Baca Juga: Rumah Tahfidz Al-Fatihah Gelar Wisuda Akbar Ke-9, Cetak Generasi Qurani yang Berprestasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *