Suara Online – Menjelang Hari Raya Idul Adha, banyak masyarakat memilih sapi atau kambing jantan untuk dijadikan hewan kurban. Tak sedikit pula yang menganggap bahwa hewan kurban harus berjenis kelamin jantan agar sah menurut syariat Islam.
Lalu, apakah benar hewan kurban wajib jantan? Ini dia penjelasannya!
1. Hewan Kurban Tidak Wajib Jantan
Dalam Islam, hewan kurban tidak wajib berjenis kelamin jantan. Hewan betina tetap sah dijadikan kurban selama memenuhi syarat syariat, seperti cukup umur, sehat, dan tidak memiliki cacat.
Hal ini dijelaskan para ulama dalam berbagai kitab fikih bahwa syarat sah hewan kurban lebih berfokus pada jenis hewan, usia, serta kondisi kesehatannya, bukan pada jenis kelaminnya.
Artinya, kambing, domba, sapi, maupun unta betina tetap diperbolehkan untuk kurban.
2. Hewan Jantan Dinilai Lebih Utama (Afdhal)
Meski tidak wajib, mayoritas ulama menyebut hewan jantan lebih utama atau afdhal untuk dijadikan kurban. Hal tersebut merujuk pada hadis Rasulullah SAW:
“Nabi SAW berkurban dengan dua ekor kambing kibas berwarna putih dan bertanduk.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat tersebut, kambing yang digunakan Rasulullah SAW berjenis jantan. Karena itu, sebagian ulama menganjurkan memilih hewan jantan apabila mampu dan tersedia.
Namun, anjuran tersebut bukan berarti hewan betina tidak sah dijadikan kurban.
3. Hewan Betina Tetap Banyak Digunakan untuk Kurban
Dalam praktiknya, hewan betina juga sering digunakan untuk kurban, terutama sapi. Bahkan dalam beberapa kondisi, hewan betina dipilih karena memiliki ukuran tubuh besar dan kondisi fisik yang baik.
Selama hewan tersebut sehat, cukup umur, dan tidak cacat, maka kurban tetap sah menurut syariat Islam.
4. Syarat Utama Hewan Kurban
Daripada mempersoalkan jenis kelamin hewan, Islam lebih menekankan syarat utama hewan kurban, yaitu:
- Sehat dan tidak sakit.
- Tidak buta atau pincang.
- Tidak terlalu kurus.
- Cukup umur sesuai ketentuan syariat.
- Hewan ternak seperti kambing, domba, sapi, atau unta.
Karena itu, masyarakat dianjurkan lebih teliti memastikan kondisi hewan sebelum membeli untuk kurban.
5. Pilih Hewan Kurban dari Lembaga Terpercaya
Agar ibadah kurban berjalan sesuai syariat, masyarakat juga dianjurkan memilih layanan qurban yang amanah dan transparan. Saat ini, banyak layanan qurban online yang membantu masyarakat memilih hewan sesuai syariat dengan proses yang lebih praktis.
Melalui program Qurban Alfatihah, masyarakat dapat memilih hewan kurban yang telah dipastikan sehat, cukup umur, dan sesuai syariat Islam. Shohibul qurban juga mendapatkan katalog hewan lengkap berupa rincian bobot, foto, dan video, serta dokumentasi penyembelihan secara realtime sehingga pelaksanaan qurban terasa lebih amanah dan terpercaya.
Baca Juga: Viral! Santri Gen Z Cosplay Domba saat Promosi Qurban, Netizen Auto Terhibur




