Semarang, Suara Online – Seorang wanita berusia sekitar 60 tahun meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di kawasan rel kereta sekitar Jembatan Sukarela, Jalan Muktiharjo, Kelurahan Muktiharjo Kulon, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Selasa (30/6/2026) menjelang waktu Maghrib.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban telah terlihat berada di lokasi sejak siang hari. Korban diketahui sempat berkeliaran di sekitar permukiman warga dan menanyakan lokasi mushola kepada beberapa warga setempat.
Memasuki sore hari, korban masih terlihat mondar-mandir di sekitar jalur rel kereta api yang berada tidak jauh dari Jembatan Sukarela. Hingga akhirnya, sekitar waktu Maghrib, warga dikejutkan dengan kabar adanya seseorang yang tertabrak kereta api.
“Saya tahunya ada orang ketabrak dari orang yang teriak di pinggir jalan,” ujar Ria, salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Menurut Ria, petugas juga sempat meminta keterangan dari penjaga perlintasan sukarela yang bertugas di sekitar lokasi.
Namun, saksi tersebut mengaku tidak mengetahui secara rinci penyebab kejadian karena saat itu fokus mengatur kendaraan yang melintas di perlintasan.
“Bapak yang menjaga jembatan sukarela sempat dimintai keterangan oleh polisi, tetapi beliau tidak mengetahui detailnya. Tiba-tiba sudah terjadi kecelakaan saja karena fokus ke kendaraan yang menyeberang,” tambahnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Dugaan sementara mengarah pada tindakan bunuh diri mengingat korban diketahui beberapa kali terlihat berada di sekitar rel kereta api sebelum kejadian.
Namun, motif dan kronologi lengkap masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Baca Selengkapnya : Pendukung Prabowo Ramai Bela Pernyataan soal Dollar




