Boyolali, Suara Online — Domba menjadi hewan qurban yang paling banyak dipilih oleh shohibul qurban dalam program Qurban Alfatihah 2026.
Tahun ini, jumlah domba yang terhimpun mencapai 1.388 ekor, menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berqurban melalui hewan yang praktis, mudah dikelola, dan manfaatnya luas.
Qurban Alfatihah merupakan program penyaluran hewan qurban yang dikelola Yayasan Alfatihah. Program ini ditujukan untuk menebarkan manfaat Iduladha kepada masyarakat prasejahtera, yatim, dhuafa, serta santri penghafal Al-Qur’an.
Ada beberapa alasan mengapa domba banyak dipilih oleh shohibul qurban:
Lebih mudah dijangkau masyarakat
Domba menjadi pilihan yang lebih terjangkau bagi pequrban yang ingin menunaikan ibadah qurban secara mandiri.
Praktis untuk dikelola dalam jumlah besar
Dengan jumlah hewan qurban yang banyak, domba lebih mudah diatur mulai dari pendataan, penyembelihan, pemrosesan daging, hingga distribusi.
Distribusi manfaat lebih luas
Banyaknya jumlah domba memungkinkan daging qurban disalurkan kepada lebih banyak penerima manfaat, terutama masyarakat yang membutuhkan.
Didukung sistem yang transparan
Qurban Alfatihah menghadirkan sistem dokumentasi dan informasi pelaksanaan qurban, sehingga shohibul qurban dapat lebih tenang karena amanahnya dikelola dengan baik.
Pelaksanaan lebih tertata
Proses pemotongan dilakukan secara bertahap agar alur penyembelihan, pengolahan, dan distribusi daging berjalan lebih rapi dan terkoordinasi.
Tingginya jumlah domba yang mencapai 1.388 ekor menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Qurban Alfatihah.
Bagi para shohibul qurban, memilih domba bukan hanya soal kemudahan, tetapi juga tentang memastikan ibadah qurban dapat terlaksana dengan amanah dan memberi manfaat luas.
Melalui Qurban Alfatihah 2026, setiap hewan qurban diharapkan menjadi jalan kebaikan bagi banyak pihak, khususnya yatim, dhuafa, santri, dan masyarakat prasejahtera.
Baca Juga : Belajar Kelola Ribuan Hewan Kurban dari Panitia Gen Z Alfatihah




