Suara Online
  • Beranda
  • Berita
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
Subscribe
Suara OnlineSuara Online
Aa
Search
  • Pages
    • Blog Index
    • Contact Us
    • Search Page
    • 404 Page
  • Categories
  • Personalized
    • My Saves
    • My Feed
    • My Interests
    • History
Follow US
Fenomena Doomscrolling Makin Ramai, Banyak Anak Muda Mengaku Mental Jadi Lebih Lelah

Beranda – Mental – Fenomena Doomscrolling Makin Ramai, Banyak Anak Muda Mengaku Mental Jadi Lebih Lelah 

ArtikelInformasi

Fenomena Doomscrolling Makin Ramai, Banyak Anak Muda Mengaku Mental Jadi Lebih Lelah 

Salsabila Humairo Azzahro
Salsabila Humairo Azzahro 8 Views
Share
Fenomena Doomscrolling Makin Ramai, Banyak Anak Muda Mengaku Mental Jadi Lebih Lelah
SHARE

Suara Online – Fenomena doomscrolling kini semakin ramai dibahas di media sosial, terutama di kalangan anak muda dan pengguna internet aktif.

Contents
Banyak Netizen Mengaku Mental Cepat LelahAlgoritma Media Sosial Ikut DisorotGen Z Dinilai Paling RentanMedia Sosial Dinilai Ubah Cara Orang Mengonsumsi Informasi

Istilah doomscrolling digunakan untuk menggambarkan kebiasaan terus-menerus scrolling konten negatif, berita buruk, atau informasi yang memicu kecemasan di media sosial.

Banyak orang mengaku awalnya hanya ingin membuka TikTok, X, atau Instagram sebentar. Namun tanpa sadar, mereka bisa menghabiskan waktu berjam-jam melihat berita negatif, drama internet, konflik, hingga isu ekonomi yang membuat pikiran semakin lelah.

Banyak Netizen Mengaku Mental Cepat Lelah

Di TikTok dan X, banyak pengguna media sosial mulai membagikan pengalaman mereka soal doomscrolling.

Sebagian netizen mengaku setelah terlalu lama scrolling, mereka justru merasa cemas, overthinking, hingga sulit tidur.

Komentar seperti “niatnya cari hiburan malah tambah stres” atau “habis scroll langsung capek mental” ramai muncul di media sosial.

Fenomena ini membuat banyak orang merasa tidak sendirian karena ternyata kebiasaan doomscrolling dialami banyak pengguna internet lainnya.

Algoritma Media Sosial Ikut Disorot

Banyak pengguna internet menilai algoritma media sosial ikut membuat doomscrolling semakin sulit dihentikan.

Konten yang memicu emosi seperti kemarahan, ketakutan, atau rasa penasaran biasanya lebih sering muncul di timeline karena dianggap mampu meningkatkan interaksi pengguna.

Akibatnya, pengguna terus terdorong untuk scrolling tanpa sadar meski konten yang dilihat justru membuat mental lebih lelah.

Sebagian netizen bahkan mengaku sulit berhenti membuka media sosial meski tahu konten yang mereka lihat berdampak buruk terhadap suasana hati.

Gen Z Dinilai Paling Rentan

Fenomena doomscrolling paling banyak dibahas di kalangan Gen Z karena generasi muda dianggap paling dekat dengan media sosial.

Banyak anak muda sekarang menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari di TikTok, Instagram, atau X untuk mencari hiburan maupun informasi.

Namun karena timeline media sosial bercampur antara hiburan dan berita negatif, banyak pengguna akhirnya terus terpapar konten yang memicu kecemasan.

Sebagian pengguna internet mulai mencoba mengurangi screen time atau melakukan digital detox untuk menjaga kesehatan mental mereka.

Media Sosial Dinilai Ubah Cara Orang Mengonsumsi Informasi

Ramainya pembahasan doomscrolling menunjukkan bahwa media sosial kini tidak hanya menjadi tempat hiburan, tetapi juga sumber stres baru bagi sebagian orang.

Jika dulu orang mencari berita lewat televisi atau portal berita tertentu, sekarang informasi negatif bisa muncul terus-menerus lewat algoritma media sosial.

Akibatnya, banyak pengguna internet merasa lebih sulit menjaga kondisi mental karena terus terpapar berita buruk setiap hari.

Fenomena doomscrolling diperkirakan masih akan terus berkembang seiring meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan generasi muda.

Baca Juga : Netizen Soroti Kebiasaan Flexing di Media Sosial, Banyak Anak Muda Dinilai Makin Insecure 

TAGGED: Mental, Anak Muda, Doomscrolling, Lelah, Ramau
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Verified Blog

Seedbacklink

Rumah Anak Surga

Hotel Karantina Qur’an

Rental Motor Semarang

You Might Also Like

Banyak Orang Mulai Tinggalkan Facebook, Kenapa Anak Muda Kini Beralih ke TikTok dan Instagram?
ArtikelInformasi

Banyak Orang Mulai Tinggalkan Facebook, Kenapa Anak Muda Kini Beralih ke TikTok dan Instagram? 

3 Min Read
woman with red lips scatters money
ArtikelInformasi

Netizen Soroti Kebiasaan Flexing di Media Sosial, Banyak Anak Muda Dinilai Makin Insecure 

3 Min Read
Tren Side Hustle Makin Ramai di Kalangan Gen Z
ArtikelInformasi

Tren Side Hustle Makin Ramai di Kalangan Gen Z

4 Min Read
Kenapa Orang Sekarang Lebih Suka Belanja Live TikTok?  Diskon dan FOMO Jadi Alasannya
ArtikelInformasi

Kenapa Orang Sekarang Lebih Suka Belanja Live TikTok?  Diskon dan FOMO Jadi Alasannya 

3 Min Read
Suara Online

Suaraonline.com : The voice of netizen

  • Tentang Kami
  • Sitemap
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Police
Welcome Back!

Sign in to your account


Lost your password?