Suara Online – Belanja lewat Live TikTok sekarang semakin populer di Indonesia. Banyak orang mengaku lebih sering checkout barang saat menonton live dibanding mencari produk langsung di marketplace biasa.
Mulai dari skincare, fashion, makanan, hingga perlengkapan rumah tangga kini ramai dijual lewat siaran langsung TikTok. Fenomena ini paling banyak terlihat di kalangan anak muda dan pengguna media sosial aktif.
Tidak sedikit pengguna internet yang awalnya hanya ingin scrolling santai, tetapi akhirnya membeli barang karena tergoda promo saat live berlangsung.
Diskon Live Dianggap Lebih Menggoda
Salah satu alasan utama Live TikTok digemari adalah karena banyak penjual memberikan harga khusus saat siaran berlangsung.
Promo seperti diskon besar, gratis ongkir, voucher tambahan, hingga flash sale terbatas membuat penonton merasa harus cepat checkout sebelum kehabisan.
Di media sosial, banyak pengguna mengaku sengaja menunggu live karena harga produk sering lebih murah dibanding toko biasa.
Komentar seperti “murah cuma pas live” atau “habis live harga naik lagi” sering muncul di kolom komentar TikTok.
Strategi ini membuat pengalaman belanja terasa lebih menarik sekaligus mendesak.
Efek FOMO Bikin Orang Mudah Checkout
Selain soal harga, banyak netizen menilai efek FOMO atau fear of missing out juga menjadi alasan orang lebih impulsif saat menonton live shopping.
Ketika melihat ribuan orang menonton dan produk dibeli secara real-time, penonton merasa barang tersebut benar-benar sedang populer dan layak dibeli.
Host live juga sering menggunakan kalimat seperti “stok tinggal sedikit”, “tinggal warna ini”, atau “promo tinggal lima menit lagi.”
Teknik seperti itu membuat penonton merasa takut ketinggalan kesempatan.
Akibatnya, banyak orang membeli barang secara spontan tanpa terlalu lama berpikir.
Influencer dan Host Live Ikut Berpengaruh
Fenomena Live TikTok juga tidak lepas dari peran influencer dan host live yang dianggap pandai membangun suasana.
Banyak pembeli merasa lebih yakin karena produk diperlihatkan secara langsung lewat video. Host biasanya mencoba barang, menjelaskan detail produk, hingga menjawab pertanyaan penonton secara real-time.
Hal ini membuat pengalaman belanja terasa lebih interaktif dibanding hanya melihat foto produk di marketplace.
Sebagian pengguna media sosial bahkan mengaku lebih percaya rekomendasi host live dibanding iklan biasa.
Belanja Sekarang Sekaligus Jadi Hiburan
Menariknya, banyak orang kini membuka Live TikTok bukan hanya untuk membeli barang, tetapi juga mencari hiburan.
Interaksi host yang lucu, komentar penonton, hingga suasana live yang ramai membuat banyak pengguna betah menonton berjam-jam.
Fenomena ini menunjukkan bahwa cara orang berbelanja mulai berubah. Belanja online sekarang bukan sekadar transaksi, tetapi juga bagian dari hiburan digital sehari-hari.
Karena itu, tren Live TikTok diperkirakan masih akan terus berkembang selama budaya belanja impulsif dan konten viral tetap kuat di media sosial Indonesia.
Baca juga : Kenapa Gen Z Takut Angkat Telepon? Fenomena Ini Ramai Dibahas di Media Sosial




